Mirip Pemilu, Rupanya Ini yang Digelar di Desa Pangkalan Lampam OKI

1623

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Sekilas mirip pemilihan umum (pemilu), baik itu pilkada, pilpres maupun pileg. Namun yang dilaksanakan di Desa Pangkalan Lampam Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) adalah pemilihan langsung anggota BPD desa tersebut, Sabtu (31/8/2019).

Kendati hanya pemilihan anggota BPD desa, sama halnya dengan pemilu. Panitia juga sediakan bilik, kotak dan surat suara yang berisi nama para calon anggota BPD. Bahkan, warga yang mempunyai hak suara pun diberikan undangan terlebih dahulu agar datang ke tempat pemungutan suara.

Dimana, bagi warga yang telah mendapat undangan dan nomor urut pencoblos, satu persatu menyalurkan hak suara dan tentukan pilihannya di dalam bilik suara. Selanjutnya, dimasukkan ke kotak suara yang nantinya dilakukan penghitungan, hingga diketahui siapa calon anggota BPD terpilih.

Usai prosesi tersebut berlangsung, dengan disaksikan pemerintah desa, dalam hal ini Kepala Desa Pangkalan Lampam, Khoiril Anwar. Dari total jumlah keseluruhan 36 calon anggota BPD, termasuk perwakilan perempuan, didapatlah 7 orang terpilih yang dalam penghitungan suaranya dihadiri seluruh warga setempat.

Anggota BPD Desa Pangkalan Lampam periode 2019 – 2025 yang terpilih dalam pemilihan langsung ini adalah, wilayah pemilihan Dusun 1, suara terbanyak pertama diraih oleh M Idris Jahri dengan perolehan 117 suara dan suara kedua terbanyak M Hasan dengan perolehan 67 suara.

Dan wilayah Dusun 2, mendapat suara terbanyak pertama yakni Iskandar dengan perolehan 85 suara, Mursal Muin diposisi kedua perolehan 64 suara. Wilayah Dusun 3 Nasrudin dengan total 70 suara, lebih unggul dari Mustadin yang hanya mendapat 44 suara. Sementara, perwakilan perempuan diraih Linda Pampalia dengan 275 suara.

Kades Pangkalan Lampam Khoiril Anwar mengatakan, setelah kita melaksanakan pemilihan langsung, didapatlah 7 orang calon termasuk perwakilan perempuan yang telah terpilih menjadi anggota BPD Desa Pangkalan Lampam periode 2019 – 2025.

“Dengan adanya pemilihan langsung (pilsung) tersebut, tentu masyarakat akan merasa puas. Dan juga bagi yang terpilih tentu mempunyai tanggung jawab moral terhadap tugas diemban kedepannya nanti,” ungkap Khoiril.

“Diharapkan kepada yang terpilih dapat melaksanakan tugas dengan baik, karena BPD adalah denyut jantung pembangunan di desa. Semoga desa – desa lain termotivasi dengan kegiatan yang kami laksanakan tersebut,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda