Marinir Terus Lanjutkan Pencarian Korban dan CVR Pesawat Sriwijaya Air

5

JAKARTA, BERITAANDA – Hari kelima pencarian, tim gabungan dari Detasemen Jalamangkara  (Denkaja) TNI AL dan Intai Para Amfibi (Taifib) Korps Marinir TNI AL terus melanjutkan pencarian korban dan kotak hitam atau black box berupa Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Perairan Kepulauan Seribu, Rabu (13/1).

Sehari sebelumnya, tim gabungan dari penyelam TNI AL telah menemukan bagian dari kotak hitam atau black box berupa Flight Data Recorder (FDR) milik Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh pada Sabtu (9/1) lalu diantara perairan Pulau Laki dan Pulau Sacang.

Dalam penyisiran tersebut, tim gabungan yang terdiri dari 50 personel Denjaka dan 14 personel Taifib terus mengupayakan pencarian korban jiwa dengan menggunakan seluruh peralatan yang ada, serta pencarian Cockpit Voice Recorder (CVR) atau perekam suara kokpit pada salah satu bagian dari black box pesawat Sriwijaya Air. Walaupun cuaca saat itu tidak sedang bersahabat dengan ketinggian gelombang 2 sampai dengan 3 meter, jarak pandang atau visibility 3 sampai dengan 5 meter.

Dalam pencarian kali ini, tim gabungan menggunakan alat bantu yang dimiliki Korps Marinir yaitu Underwater Metal Detector, berfungsi untuk mendeteksi dan mengidentifikasi logam yang ada di dalam atau bawah permukaan tanah dikedalaman laut. [Katrine]

Bagaimana Menurut Anda