Korps Sukarela PMI Siap Membantu Tugas Damkar OKI

670

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Agar anggota Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dapat ikut berperan aktif dalam menanggulangi apabila terjadi musibah kebakaran di wilayahnya, Dinas Sat Pol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat berikan edukasi terhadap mereka, Jumat (29/3/2019).

Melalui kegiatan simulasi tata pengendalian pencegahan kebakaran, dilaksanakan di halaman depan Sekretariat PMI Kabupaten OKI berada di Taman Segitiga Emas Kayuagung. Para anggota Korps Sukarela PMI ini, kedepan diharapkan dapat menjadi mitra penanggulangan kebakaran.

Kasat Sat Pol PP dan Damkar Kabupaten OKI Alexsander Bastomi melalui Kabid Damkar, Syawal Harahap, saat dikonfirmasi mengatakan, simulasi tadi diikuti 40 orang peserta terdiri dari mahasiswa/i Uniski, mahasiswa/i STAI Lempuing dan para relawan PMI lainnya.

“Dalam kegiatan itu kita berikan materi pengenalan sifat api dan tata pemadam api dengan menggunakan alat tradisional berupa karung goni, selimut tebal dan handuk tak layak pakai. Dilanjutkan praktek langsung penggunaan alat pemadam api ringan (apar) atau racun api,” ungkapnya.

Maksud dan tujuan kegiatan pemberian edukasi kepada para remaja kaum milenial terhadap pencegahan kebakaran, masih katanya, karena kedepan Damkar OKI akan memberdayakan para anggota Korps Sukarela PMI sebagai mitra dalam upaya penanggulangan terjadinya kebakaran.

“Bila terjadi kebakaran secara bersama – sama, juga dapat ikut turut membantu dan bersinergi di tempat kejadian atau lokasi musibah kebakaran. Intinya, pada saat pemadaman kebakaran, PMI ikut kita untuk memberikan pertolongan pertama jika ada korban jiwa atau luka bakar,” tandasnya.

Artinya dengan bergandeng tangannya Damkar dan PMI OKI, lanjutnya, ketika terjadi musibah di lokasi kebakaran tersebut tidak hanya ada mobil pemadam kebakaran yang akan datang, tetapi juga ada mobil ambulans milik PMI untuk turut serta membantu.

“Jadi kalau ada yang luka, cedera dan sebagainya, PMI bisa mengambil tindakan untuk pertolongan pertama. Untuk mempersiapkan sinergi yang akan dibangun ini, makanya dilakukan kegiatan pelatihan bagi mereka seputar penanggulangan bencana kebakaran,” tandasnya.

“Ketika terjadi kecelakaan kerja petugas Damkar, pasti perlu pertolongan pertama. Begitu juga dengan masyarakat yang menjadi korban dari musibah kebakaran, sehingga penanggulangan bencana dapat dilakukan secara maksimal,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten OKI, Sirni mengatakan, pada kegiatan diklat dilaksanakan selama 5 hari ini, banyak materi yang telah diberikan terhadap peserta. Diantaranya materi pertolongan pertama, evakuasi bencana, asesment, kebakaran, lakalantas, dapur umum, logistik dan lain sebagainya.

“Tujuannya yakni untuk mempersiapkan SDM bidang kemanusiaan. Mereka akan siap 24 jam untuk membantu segala kegiatan di bidang kemanusiaan, termasuk dapat terjun langsung ikut berpartisipasi dalam upaya penanggulangan terjadi kebakaran,” pungkasnya singkat. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda