Ketua TP PKK Desa Riding Gerakkan Warganya Lakukan Pembuatan Kebun Toga

921

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Dengan tagline ‘Riding Bersih, Kini Lebih Baik dan Desa Edukatif’. Tim Penggerak (TP) PKK Desa Riding diketuai oleh Hj. Imas Maslihah, S.Ag menggerakkan warganya melakukan pembuatan kebun tanaman obat keluarga (toga).

Dan apa yang dianjurkan itu, ternyata disambut antusias warga. Terbukti dalam pengadaan, penataan kebun toga serta penyambutan pada tim pembina, dimana rata-rata warga sudah banyak mengenal nama dan manfaat tanaman toga.

Toga ini sendiri, diperoleh dari pekarangan rumah-rumah warga yang secara swadaya dikumpulkan dan ditanam di pekarangan rumah ketua RT atau rumah yang ditunjuk sebagai perwakilan pengadaan kebun toga di wilayah masing-masing untuk dilombakan.

Selain dilombakan, menurut pemerintah desa setempat, pembinaan ini diharapkan agar warga lebih mengenal nama tanaman serta manfaatnya bagi kesehatan. Sehingga disaat keluarganya ada yang sakit misalnya demam, sakit perut dan lain-lain, maka mereka dapat memanfaatkan tanaman toga sebagai pertolongan pertama.

“Alhamdulillah, hari ini tahap pertama penilaian lomba K3 (kebersihan, keindahan dan kerapihan) serta toga antar RT. Penilaian pun tidak lepas dari kekompakan dan swadaya masyarakat dalam menciptakan lingkungan RT yang indah, bersih dan sehat,” ungkap Ketua PKK Desa Riding, Hj. Imas Maslihah, S.Ag.

Setelah dilakukan pembinaan toga sejak 2 bulan lalu, katanya, masyarakat sudah banyak tahu dan paham, sehingga mereka mulai membenahi kelengkapan dari tanaman toganya masing-masing. Dan sebagian RT sudah mulai gotong-royong mempercantik lingkungannya dengan berbagai macam tanaman dan hiasan.

“Namun masih ada sebagian kecil RT belum sepenuhnya melakukan kerja bakti atau bersih-bersih di lingkungan RT-nya. Semoga setelah penilaian tahap pertama ini masyarakat semakin mencintai desa, sehingga akan selalu berupaya untuk menjaga kebersihan, keindahan lingkungannya,” harap dia.

Sambutan masyarakat pada tim penilai pun, lanjutnya, sangat luar biasa. Terlihat pada saat tim penilai hadir dan jamuan yang disajikan beragam, dari mulai pempek udang, pistel, tekwan, bubur kacang, minuman dan buah-buahan segar.

“Terimakasih saya sampaikan kepada seluruh tim penilai dan warga Desa Riding yang telah bekerja dengan baik dan maksimal untuk menciptakan Desa Riding yang bersih, indah, rapih dan sehat,” tandasnya.

Pembinaan ini akan terus berlanjut sampai lomba 17 Agustus nanti. Lanjutnya, kriteria penilaian kebun toga, yaitu setiap toga harus ada papan namanya, jumlah tanaman toga minimal 16 macam, setiap tanaman harus diberikan nama serta manfaatnya, inovasi dalam penataan dan penggunaan wadah, keindahan serta kebersihan kebun toga.

“Insya Allah pembinaan tidak berhenti sampai lomba saja, nantinya pembinaan pun akan dilanjutkan pada lomba pemanfaatan toga, sehingga apa yang kami lakukan ini banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Riding serta mempererat kerukunan warga,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda