Kapolres Metro Cek Kesiapan Pengamanan Gereja Katedral Pasca Ledakan Bom di Makassar

18

JAKARTA, BERITAANDA – Polres Metro Jakarta Pusat mengambil sejumlah upaya terkait antisipasi peledakan di rumah ibadah, pasca kejadian bom bunuh diri di depan Gereja Kathedral Makassar dan pola aksi bom bunuh diri sebelumnya yang terjadi di Surabaya dan Medan.

Pola kegiatan yang dilakukan guna mengantisipasi upaya serupa dengan peningkatan kegiatan preemtif dan preventif. Diantaranya, meningkatkan penjagaan dan patroli di gereja dan tempat ibadah lain di wilayah hukum.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi memaparkan upaya yang dilakukan yakni menempatkan mobil patroli dan anggota di sekitar gereja-gereja sebagai bagian dari upaya preventive.

“Kemudian dibangun mekanisme screening terhadap orang yang akan masuk ke tempat ibadah, melaksanakan patroli skala besar dengan melibatkan unsur TNI Pemda, pam swakarsa serta komponen bangsa yang lain,” kata Kapolres, Ahad (28/3).

Lalu, memberdayakan pengaman internal gereja/tempat ibadah melalui kegiatan yang memberikan motivasi dan arahan untuk meningkatkan kewaspadaan. Selanjutnya, mengecek fungsi CCTV di gereja/tempat ibadah dan sekitarnya serta dipastikan berfungsi. Terakhir melaksanakan sambang dan tatap muka kepada pengurus dan jemaat gereja/tempat ibadah untuk memberikan rasa aman.

“Mewaspadai adanya aksi teror bom bunuh diri lanjutan yang menyasar sasaran lain,” ujarnya lagi.

“Oleh karenanya tetap perketat pengamanan obyek vital yang lain serta terapkan buddy system bagi anggota yang bertugas di lapangan, sembari melakukan penjagaan terhadap gereja/tempat ibadah,” pungkas Kapolres.

Pengecekan ini juga dilakukan bersama unsur TNI yang dipimpin Dandim 0501/JP BS Kolonel Inf. Luqman Arief. [Katrine]

Bagaimana Menurut Anda