Kapolda Sumsel Dapat Apresiasi ADO, Driver Online Disebut Mitra Strategis di Jalanan

5

PALEMBANG, BERITAANDA – Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Selatan, Asrul, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, terhadap komunitas pengemudi ojek online (ojol) di wilayah tersebut.

Apresiasi itu disampaikan dalam peresmian Kedai ADO Presisi di Jalan KH. Wahid Hasyim, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Selasa (5/5/2026).

Dalam sambutannya, Asrul menegaskan bahwa hubungan antara kepolisian dan driver online selama ini terjalin erat. Ia menilai, para pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas di jalan raya memiliki keterkaitan langsung dengan peran kepolisian, khususnya dalam aspek keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas.

“Polisi sejak dulu adalah mitra kami. Kami hampir setiap hari berinteraksi, terutama di jalanan. Kami ini pekerja jalanan yang sangat rentan terhadap kecelakaan,” ujar Asrul.

Menurutnya, kehadiran Kapolda Sumsel dalam peresmian Kedai ADO Presisi merupakan bukti nyata kepedulian Polri terhadap komunitas driver online. Fasilitas tersebut tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga ruang komunikasi, edukasi, penyaluran aspirasi, serta penguatan sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol.

Asrul juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara Polda Sumsel dan ADO Sumsel. Ia menyebut dukungan tersebut menjadi motivasi bagi para driver untuk terus berkontribusi positif di tengah masyarakat.

“Terima kasih atas kerja sama yang telah dibangun antara kepolisian dan Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa driver online memiliki peran penting di jalanan. Selain mencari nafkah, mereka juga dapat menjadi mitra kepolisian dalam memberikan informasi cepat terkait potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sejalan dengan itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menyebut pengemudi ojol sebagai mitra strategis dalam menjaga kamtibmas.

“Rekan-rekan driver ojek online merupakan mitra strategis kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas secara cepat dan tepat. Ini bagian dari komitmen bersama: Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae,” tegasnya.

Peresmian Kedai ADO Presisi juga menjadi bagian dari penguatan 21 Kedai Kamtibmas yang tersebar di 17 wilayah hukum polres dan polrestabes jajaran Polda Sumsel. Kegiatan tersebut turut diikuti secara daring oleh seluruh polres jajaran.

Mengusung tagline “Ngopi Presisi, Raso Palembang”, Kedai ADO Presisi dilengkapi berbagai fasilitas, seperti ruang komunitas, bengkel motor, tempat pencucian kendaraan, layanan kepolisian, hingga tempat ibadah.

Asrul menegaskan pihaknya siap mendukung upaya kepolisian dalam menjaga kamtibmas. Ia juga mengimbau seluruh anggota ADO untuk selalu tertib dan berhati-hati saat bekerja di jalan.

“Saya telah menginstruksikan seluruh anggota di Kota Palembang untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel berharap Kedai ADO Presisi dapat menjadi ruang kolaborasi yang produktif antara Polri dan komunitas driver online. Ia optimistis sinergi tersebut akan semakin memperkuat upaya mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, tertib, dan kondusif.

Keberadaan Kedai ADO Presisi pun diharapkan tidak hanya menjadi simbol kedekatan antara Polri dan komunitas ojol, tetapi juga menjadi wadah nyata dalam membangun kepedulian, komunikasi, serta aksi bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda