Kades Dukung Pembangunan Kantor Desa yang Dibuat Pemkab Sekadau

106
Kepala Desa Tapang Semadak Theresia Yusmini. (BERITAANDA.NET)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Keberadaan kantor desa yang representatif menjadi salah satu faktor penting pelayanan dasar kepada masyarakat di tingkat desa. Hal ini dirasakan beberapa desa yang telah mendapatkan pembangunan kantor desa oleh pemerintah Kabupaten Sekadau beberapa tahun terakhir.

“Kami meraskan perubahan. Semangat bertambah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, setelah kami mendapatkan pembangunan kantor desa,” ujar Kepala Desa Nanga Suri Kecamatan Mahap, Rudi Hartono Andreas, kepada BERITAANDA, Senin (3/8/2020) sore.

Rudi menceritkan, sebelumnya kantor Desa Nanga Suri dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Sanggau saat dibentuk Desa Nanga Suri pada tahun 1985. Bangunan yang dibangun kala itu hanya berbahan kayu.

Tentunya, dalam usia lebih dari 30 tahun, bangunan tersebut dalam keadaan rusak dan kayu – kayu yang digunakan sudah lapuk.

“Sekarang sudah dibangun Pemerintah Kabupaten Sekadau pada tahun 2018, dengan bahan beton, tentunya kami sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati,” papar Rudi.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Desa Tapang Semadak, Sekadau Hilir, Theresia Yusmini, yang merupakan kades baru pada pemilihan kepala desa beberapa tahun lalu.

“Sebagai kepala desa baru, kami pernah menempati kantor desa yang sebelumnya harus berdesak – desakan, pelayanan kepada masyarakat juga seadanya, karena fasilitas kantor desa yang tidak memadai,” cerita Theresia.

Namun, sejak dibangunnya kantor desa representatif pada tahun 2018 yang diresmikan oleh Bupati Rupinus, Kades Theresia merasakan perbedaan dalam pelayanan dan semangat melayani warga.

Menurut dia lagi, keberadaan kantor desa dirasakan sangat penting, karena sebagai pusat pelayanan utama dan bersentuhan dengan masyarakat. “Saat ini desa kami yang semula desa tertinggal, sudah menjadi desa berkembang. Dan saat ini menjadi desa cepat berkembang,” tukas kades wanita itu.

Untuk itu, kedua kepala desa dari dua kecamatan yang berbeda ini sangat mendukung jika adanya pembangunan kantor – kantor desa oleh pemerintah daerah tersebut. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda