Kabar Duka, Ayahanda Wagub Sumut Meninggal Dunia

216
Didampingi Gubsu Edy Rahmayadi, Wagub Musa Rajekshah tampak melepas jenazah ayahandanya, H. Anif, menuju tempat peristirahatan terakhir.

MEDAN, BERITAANDA – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali kehilangan salah seorang sosok terbaiknya. Tokoh masyarakat H. Anif Bin Gulrang Shah yang merupakan ayahanda dari Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah meninggal dunia pada hari Rabu (25/8) sekitar pukul 04.15 WIB.

Tutup usia di umur 82 tahun, H. Anif meninggalkan 9 orang anak, yakni Zainurah, Masturah, Chairunishah, Kahfilwara, Musa Ichwanshah, Dewi Pertiwi, Sri Rezeki, Musa Rajekshah dan Musa Idishah. Kemudian Almarhum juga meninggalkan 29 orang cucu dan 7 orang cicit.

Kabar duka itu disampaikan langsung oleh Wagub Musa Rajekshah di rumah duka Jalan Tembakau Deli, Medan. Almarhum akan dikebumikan di halaman Masjid Al Musanif, Cemara Asri, Jalan Cemara, Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Rabu (25/8) siang, usai Salat Zuhur.

“Mohon dimaafkan salah dan khilaf Almarhum Ayahanda kami,” kata Wagub Musa Rajekshah meminta.

Tidak lupa, Musa Rajekshah juga mendoakan, semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menerima seluruh amal ibadah dan kebaikan, serta mengampuni dosa Almarhum ayahanda tercinta. Dilimpahkan keberkahan kepadanya, serta diterangkan dan dilapangkan kuburnya.

“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menempatkan Almarhum di tempat terbaik di surga-Nya kelak, Aamiin ya Rabbal Alamin. Insya Allah husnul khotimah,” tuturnya.

Sebelum dikebumikan, Almarhum H. Anif disemayamkan di rumah pribadi di Jalan Tembakau Deli, Medan. Sejumlah keluarga, kerabat, termasuk Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi datang ke rumah duka.

Diketahui, H. Anif lahir 23 Maret 1939 di Perlanaan, Bandar, Kabupaten Simalungun. Semasa hidupnya, Almarhum dikenal sebagai pengusaha sukses, tokoh dermawan, tokoh umat yang sangat pemurah dan peduli terhadap kepentingan umat di Sumut.

Almarhum juga pernah dipercaya menduduki beberapa jabatan penting di berbagai lembaga dan organisasi, serta banyak menerima penghargaan. Antara lain, H. Anif pernah menjadi Komisaris Utama PT Anugerah Langkat Makmur & Group, Presiden Komisaris PT Kurnia Sampali Asri dan Pembina Yayasan H Anif. Ketua Harian PENGDA Perbakin Sumut tahun 1983-2010.

Kemudian, Ketua Dewan Penyantun di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Medan sejak 2008 hingga sekarang. Ketua Gabungan Karya Pembangunan Indonesia (GAPKI) Sumut sejak 1987 sampai sekarang. Anggota Majelis Pimpinan Organisasi Pemuda Pancasila (PP) Pusat pada 2009-2014. Juga sebagai Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Indonesia mulai 2005 hingga sekarang.

Semasa hidupnya pula, H. Anif menerima sekitar 67 penghargaan dari berbagai pihak. Diantaranya, piagam penghargaan Anugerah Tanda Mitra dari Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Pancasila. Primakarya Dharma Award 1999 juga diberikan atas prestasi kerja dan kepedulian terhadap SDM, Kelestarian Lingkungan dan Kesosialan Kemasyarakatan Tingkat Nasional.

H. Anif juga memperoleh predikat The Best Executive Award Insan Pejuang Demi Bangsa Menuju Milenium III tahun 1990-2000. Penghargaan lainnya juga diberikan dalam kegiatan ulang tahun Emas Universitas Sumatera Utara (USU) sebagai donatur.

Piagam penghargaan dari Yayasan Pendidikan Marsipature Hutanabe atas partisipasi pembangunan SMA unggulan Tapanuli Selatan, Sipirok oleh Raja Inal Siregar pada November 1995. Piagam penghargaan dari PMII atas partisipasi sebagai donatur study bela negara pendidikan kader lanjutan tingkat nasional pada 5 – 18 November 1995 oleh Mayjen TNI Soedaryanto.

Piagam penghargaan pada MTQ ke XXVI tingkat Provinsi Sumut di Gunung Sitoli pada 10-17 Januari 1996 oleh Raja Inal Siregar, piagam penghargaan dari Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS) Sumut atas dukungan moril dan materil H Anif di pelaksanaan HUT ke 50 SPS pada 8 Juni 1996.

H. Anif juga mendapatkan gelar Doctor Honoris Causa (DR HC) yang diberikan oleh Jakarta Institut Of Management Studies (JIMS) yang mendapatkan akreditasi penuh dari World Association Of Universities and Colleges (WAUC) pada 21 Desember 1997 di Pan Pacific Hotel Singapore.

Piagam Anugerah Pers sebagai tanda penghormatan atas darmabakti, pengabdian, kepedulian & perhatian tulus terhadap kemajuan serta perkembangan pers, sehingga untuk mengenang jasa-jasa tersebut Anugerah Pers diberikan kepada H Anif pada 26 April 2000.

Piagam penghargaan dari Menteri Koperasi UMKM karena berhasil dalam membina dan mengembangkan Koperasi dan UMKM tahun 2003. Piagam Penghargaan dari ASEAN INFO SARANA has awrded the Indonesian Best Executive 2005 di Jakarta pada 27 Mei 2005.

Selanjutnya piagam penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup kepada atas partisipasi H Anif sebagai donor bibit pohon dalam upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan oleh Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi Lingkuangan dan Pembedayaan Masyarakat Drs Sudariyono.

Terkahir, piagam penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) dianugerahkan kepada H Anif sebagai individu yang merayakan ulang tahun (milad) dengan menyelenggarakan MTQ dengan jumlah peserta terbanyak pada Maret 2020. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda