Jelang PSSU, Komisi I DPRD Kalbar Sambangi KPU Sekadau

17
Pertemuan KPU Sekadau dengan DPRD Provinsi Kalbar. (BERITAANDA)

SEKADAUKALBAR, BERITAANDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sekadau, Jumat (9/4) pagi, menerima kunjungan unsur pimpinan dan anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalbar. Para legislator itu meminta informasi seputar persiapan jelang penghitungan surat suara ulang (PSSU) yang akan dilaksanakan Senin medatang.

Kedatangan para wakil rakyat itu diterima Ketua Drianus Saban dan komisioner, serta Kepala Sekretariat KPU Sekadau. Berlangsung di ruang rapat KPU setempat.

Wakil Ketua Komisi I, Simon Petrus menjelaskan, kedatangan kami untuk meminta informasi mengenai pelaksanaan PSSU yang akan diselengarakan KPU Sekadau pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkiat hasil pemilukada Bupati-Wakil Bupati Sekadau.

“Agar kami dapat menjawab pertanyaan masyarakat pasca putusan MK degan adanya gugatan oleh paslon serta kesiapan pelaksanaan PSSU oleh KPU Sekadau,” kata Simon.

Legislator Demokrat asal Kabupaten Sintang itu kembali menyatakan, jalur hukum dengan gugatan di MK oleh paslon dan tim dalam pemilukada sebagai tanda kedewasaan dalam berpolitik. “Tidak keluar dari koridor hukum dan aturan pemilu,” tukas Simon.

Sementara itu, legislator PDIP Martinus Sudarno berharap, setelah adanya putusan MK dan dilaksanakannya PSSU tidak ada lagi gugatan. “Sehingga tidak berlarut-larut,” tegas Sudarno.

Selain itu, secara lembaga, Darno mengatakan kedatangan Komisi I DPRD Provinsi Kalbar juga untuk memastikan surat suara hasil pemilihan di Kecamatan Belitang Hilir yang menjadi objek PSSU ada di kantor KPU dan tersimpan dengan baik serta aman. “Kalau surat suaranya tidak ada, akan jadi masalah lagi,” tukasnya.

Politisi asal Kabupaten Sekadau itu juga meminta agar KPU dapat meminimalisir kesalahan administrasi oleh petugas atau penyelenggara pemilu. Tak hanya itu, ia meminta penyelenggara yang lalai akan administrasi mendapatkan sanksi.

Legislator Partai Amanat Nasional (PAN), Muhamad, juga mempertanyakan keamanan surat suara, khususnya hasil penghitungan di Kecamatan Belitang Hilir. “Diharapkan pengamanan kepada kotak dan surat suara benar-benar pasti aman,” tegas Muhamad.

Muhamad juga mempertanyakan jika hasil PSSU terdapat perubahan jumlah suara untuk masing – masing paslon dari hasil penghitungan pada pemilihan 9 Desember lalu. “Jika terjadi perubahan suara naik atau berkurang, apakah MK akan memberikan keputusan lainnya,” tanya Muhamad.

Sebaliknya, Ketua KPU Sekadau Drianus Saban, menjawab pertanyaan – pertanyaan para legislator Komisi I DPRD Provinsi Kalbar secara terperinci dan lugas.

“Secara umum KPU Sekadau melaksanakan penghitungan suara ulang pada hari Senin [12/4] sampai dengan 16 April dengan rentang waktu 5 hari, pasca penghitungan akan dilakukan rekapitulasi secara berjenjang,” papar Saban.

Kesiapan lain, berupa persiapan logistik beserta instrumen yang dibutukan dan pada hari Kamis malam telah didistribusikan dari percetakan berupa hologram rekapitulasi dan kelengkapan lainnya.

“Secara teknis, KPU harus benar – benar menyiapkan pelaksanaan PSSU dan bukan bermaksud menunda-nunda pelaksanan secara teknis pasca putusan MK,” timpal Saban. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda