Jelang Arus Mudik Lebaran, Kebutuhan BBM Diprediksi Meningkat

274

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Jelang arus mudik lebaran, kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) diprediksi akan meningkat secara signifikan. Lonjakan kebutuhan utama kendaraan ini diperkirakan akan mulai terjadi menjelang H-7 sebelum lebaran dan H+2 setelah lebaran.

Supervisor SPBU 24.306.169 Saudi Alpian menjelaskan, dalam mengantisipasi tingginya kebutuhan konsumsi BBM menjelang arus mudik hingga usai Idul Fitri, pihaknya bersama Pertamina telah melakukan sejumlah pemetaan dan prediksi kebutuhan masyarakat. Dirinya memastikan, untuk SPBU Celikah sendiri, stok BBM dapat dipastikan aman.

Ia juga mengatakan, Pertamina juga telah membentuk satgas untuk memantau peningkatan dan kebutuhan energi.

“Berdasarkan pengalaman dari tahun sebelumnya, dari analisa tren konsumsi pasti cenderung meningkat. Kami juga sudah menyiapkan proyeksi penyaluran untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Selain itu, kami juga menyiapkan satgas monitoring BBM,” urainya, Kamis (23/5/2019).

SPBU dibilangan Jalan Lintas Timur ini sendiri, menurut dirinya, menjelang lebaran pihaknya juga melakukan serangkaian kegiatan rutin, yakni pengecekan mesin dan beberapa peralatan yang akan menghambat kinerja pendistribusian BBM.

“Standar prosedur sebagai operator distribusi BBM tetap dipenuhi, terlebih saat menjelang sebelum dan setelah masa arus mudik,” ungkapnya.

Hal lain yang menjadi perhatian pihaknya, yakni kenyamanan dan keamanan konsumen. Ia mengatakan, peningkaan volume pengunjung berpotensi dimanfaatkan pelaku kriminal menjalankan aksinya.

“Rest area yang telah dipersiapkan bagi pengemudi beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan memang cenderung ramai, yang berpotensi rawan kejahatan. Kami juga menghimbau agar mereka tetap hati-hati dan tetap waspada untuk menjaga barang bawaannya,” imbuhnya.

Sebelumnya beberapa waktu lalu, Marketing Operasional Regional II Sumatera Bagian Selatan merilis persiapan menjaga kelancaran distribusi energi dan layanan selama Ramadan dan Idul Fitri.

Seluruh terminal BBM di wilayah Sumbagsel akan stand by selama 24 jam. Selain itu, di setiap TBBM juga sudah disiapkan tambahan mobil tangki (MT) untuk melayani masyarakat di luar penyaluran normal. Secara keseluruhan, untuk wilayah Sumatra Selatan, konsumsi BBM selama bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri juga akan mengalami peningkatan.

Untuk saat ini, prediksi peningkatan untuk BBM jenis Gasoline di Sumatera Selatan diperkirakan mencapai 15 persen. Peningkatan konsumsi tertinggi diperkirakan terjadi pada jenis BBM Pertamax Turbo sebanyak 42 persen, lalu Pertalite 22 persen, Pertamax 21 persen serta Premium 24 persen. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda