Jarot Ajak Warga Jaga Persatuan NKRI di Natal Oikumene Suku Dayak Undau Sintang

468

SINTANG-KALBAR, BERITAANDA – Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno,M.Med.PH menghadiri perayaan Natal Oikomene ke-1 Dayak Suku Undau di GKII Filip Montap, Desa Mombai Begunung Kecamatan Kayan Hilir.

Kegiatan dirangkai dengan penyerahan document AD/RT dan buku adat Sub Suku Undau kepada Kepala Suku Undau, Ahad (20/1/2019).

Turut mendampini Bupati Sintang dalam kegiatan tersebut antara lain Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Syarifudin, Sekretaris Pol PP Kabupaten Sintang Mawardi. Hadir juga anggota DPRD Kabupaten Sintang yang juga Kepala Suku Undau Antonius Boli, unsur Forkopimcam Kayan Hulu dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jarot Winarno mangaku bahagia bisa hadir langsung untuk menghadiri perayaan Natal Oikomene Dayak Suku Undau ini. Menurutnya, perayaan Natal Oikomene Dayak Suku Undau ke-1 ini menunjukkan eksistensi Dayak Suku Undau di Kabupaten Sintang. Terlebih sudah dibukukannya buku adat Sub Suku Undau dan juga adanya dokumen angaran dasar dan rumah tangga Sub Suku Undau yang merupakan hasil dari musyawarah adat (musdat) tahun 2018 lalu, yang mana dirinya juga hadir langsung dalam musdat tersebut.

“Saya hadir langsung saat Musdat Sub Suku Undau tahun lalu, dan yang saya serahkan tadi merupakan produk yang dihasilkan pada musdat tersebut. Untuk itu tolong dijaga sehingga kedepannya buku adat ini menjadi pegangan Suku Dayak Unau,” kata Jarot.

Untuk itu, jelas Jarot, bahwa dengan telah dibukukannya buku adat Sub Suku Undau Kayan Hilir dan Kayan Hulu yang sudah terdokumentasikan dan juga dengan telah ditetapkan kepengurusan Sub Suku Undau telah di-SK-kan, maka Sub Suku Undau telah menunjukan jati dirinya.

“Dimana pada hari ini di buktikan dengan adanya Natal Oikomene bersama ke-1 Dayak Suku Undau di GKII ini. Banyak masyarakat lain yang hadir membantu kegiatan ini, tetapi harapan saya adalah suatu saat Sub Suku Undau dikenang karena menjadi lebih jaya kedepannya lagi,” harap Jarot.

Jarot juga berpesan, melalui perayaan Natal Oikomene ini, Dayak Suku Undau tetap menjaga rasa persatuan dan kesatuan bangsa, dengan selalu menjalin tali silaturahmi dengan suku dan agama lainnya sehingga itulah modal sosial untuk membangun.

“Terlebih memang Kabupaten Sintang ini merupakan daerah yang majemuk, terdiri dari berbagai suku dan agama yang ada,” pesan dia.

Di tempat yang sama, Kepala Suku Undau yang juga anggota DPRD Kabupaten Sintang Antonius Boli mengatakan, Natal Oikomene ke-1 ini merupakan wujud kebersamaan masyarakat Dayak Suku Undau. Terlebih sudah adanya kepengurusan dan buku adat Suku Undau hasil dari musdat tahun 2018 lalu.

“Terima kasih kepada pak bupati yang telah hadir langsung dalam Natal Oikomene ini. Beliau juga tadi menyerahkan langsung buku adat Suku Undau, tujuannya untuk lebih memperjelas adat istiadat Suku Undau dalam sebuah tulisan buku yang fungsinya sebagai pegangan dalam mejalankan roda kehidupan,” jelas Boli. (Arni/Humas Pemkab Sintang)

Bagaimana Menurut Anda