Hotel The Zuri Palembang Hemat Biaya Gas hingga 50 Persen Berkat Gas Alam PGN

3

PALEMBANG, BERITANDA – Hotel The Zuri Palembang yang berada di Jalan Radial menjadi salah satu pelanggan industri PT Perusahaan Gas Negara (PGN) yang memanfaatkan gas alam untuk mendukung operasional hotel.

Gas alam PGN digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur hotel serta pemanas air yang digunakan di kamar-kamar hotel.

Engineering Hotel The Zuri Palembang, Muharyanto mengatakan, hotel tersebut telah beroperasi sejak 2018. Namun, penggunaan gas alam PGN baru dimulai pada 2022 dan hingga kini telah berjalan selama sekitar empat tahun.

“Sebelumnya, untuk dapur dan pemanas air kami menggunakan LPG dan CNG. Kemudian, sejak 2022 sampai sekarang kami sudah menggunakan gas alam PGN,” kata Muharyanto, Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, penggunaan gas alam yang disalurkan melalui jaringan pipa memberikan sejumlah keuntungan karena lebih efisien dan mudah digunakan.

“Mudah digunakan karena tinggal buka-tutup kerannya saja dan bisa menghemat anggaran gas untuk dapur hingga 50 persen,” katanya.

Muharyanto menjelaskan, sebelum menggunakan gas alam melalui pipa, pihak hotel sempat menggunakan LPG. Namun, ketersediaan LPG di pasaran yang tidak selalu menentu menjadi salah satu kendala.

Hotel kemudian beralih menggunakan CNG yang juga merupakan produk gas alam PGN. Namun, penggunaan CNG masih memiliki kendala dari sisi transportasi karena gas harus dibawa menggunakan tabung.

Setelah menggunakan gas alam yang disalurkan langsung melalui jaringan pipa, berbagai kendala tersebut tidak lagi dirasakan.

“Kalau sekarang tinggal buka keran, gas langsung mengalir selama 24 jam. Tidak perlu mengganti tabung atau memindah-mindahkan tabung,” jelasnya.

Selain lebih praktis, tekanan gas yang stabil juga membuat api untuk memasak tetap normal dan mampu memenuhi kebutuhan boiler untuk pemanas air di kamar-kamar hotel. Dengan kondisi tersebut, operasional dapur menjadi lebih efektif dan pekerjaan karyawan menjadi lebih mudah.

Dari sisi keamanan, Muharyanto mengatakan PGN juga secara rutin melakukan pengecekan terhadap jaringan pipa untuk memastikan jaringan berfungsi dengan baik serta tidak mengalami kebocoran maupun kendala lainnya.

Sementara itu, Kepala Chef Hotel The Zuri Palembang, Chef Ivan mengatakan, penggunaan gas alam PGN selama empat tahun terakhir membuat aktivitas memasak di dapur menjadi lebih praktis.

Menurutnya, para chef tidak lagi direpotkan dengan aktivitas mengganti tabung gas sehingga dapat lebih fokus terhadap pekerjaan memasak.

“Sejak menggunakan gas alam PGN, memasak lebih praktis dan mudah. Tidak perlu lagi mengganti-ganti tabung gas, jadi kami bisa fokus untuk memasak,” kata Chef Ivan.

Ia menyebutkan, terdapat sekitar 15 perangkat memasak di dapur Hotel The Zuri Palembang yang menggunakan gas alam. Sementara itu, gas alam juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air panas di 210 kamar hotel.

Menurut Chef Ivan, tekanan gas yang stabil membuat proses memasak menjadi lebih mudah dan cepat.

“Gasnya langsung tersalur melalui pipa, tekanannya stabil, jadi memasak lebih mudah, cepat dan praktis,” ujarnya.

Sementara itu, Area Head PGN Palembang, Braman Setyoko mengatakan, hingga semester pertama 2026, jumlah pelanggan PGN di wilayah Sumatera Selatan dan Jambi mencapai sekitar 50 ribu pelanggan.

Pelanggan tersebut terdiri dari sektor industri, komersial, dan rumah tangga yang tersebar di delapan daerah di Sumsel dan Jambi.

Secara jumlah, pelanggan sektor rumah tangga menjadi yang paling dominan. Namun, dari sisi volume penggunaan gas alam, pelanggan industri dan komersial menjadi pengguna terbesar.

Untuk wilayah Kota Palembang, tercatat sebanyak 6.574 pelanggan rumah tangga (RT) dan 180 pelanggan komersial/industri (PK).

Selain itu, PGN juga memiliki 116 pelanggan pada kategori lainnya yang tercantum dalam tabel. Dengan demikian, total pelanggan PGN di Kota Palembang mencapai sekitar 6.870 pelanggan.

Sementara itu, pelanggan PGN juga tersebar disejumlah wilayah lain, diantaranya Kabupaten Musi Banyuasin, Muara Enim, Ogan Komering Ulu, Sarolangun, Banyuasin, Ogan Komering Ulu Timur, hingga Tanjung Jabung Barat.

PGN Area Palembang juga mengelola jaringan pipa gas dengan total aset mencapai sekitar 1.265,88 kilometer dan volume pengelolaan gas sekitar 2,04 BBTUD.

“Tahun ini PGN akan fokus pada pengembangan pelanggan baru di kawasan Palembang dan Musi Banyuasin,” tutup Braman. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda