H-1 Penilaian, Winarni Optimis Desa Pasuruan Juara 1 Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung

9

LAMSEL-LAMPUNG, BERITAANDA – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto sangat optimis Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan menjadi juara lomba desa tingkat Provinsi Lampung tahun 2021.

Ungkapan itu ia sampaikan usai menghadiri gladi bersih dan evaluasi penilaian lomba desa tingkat Provinsi Lampung tahun 2021, di Balai Desa Pasuruan, Selasa (15/6).

“Lomba apapun itu kita harus optimis. Insya Allah kita yakin Desa Pasuruan akan menjadi juara tingkat provinsi, bahkan juara ditingkat nasional,” ujar Winarni usai acara tersebut.

Optimisme itu disampaikan Winarni bukan tanpa alasan. Dengan persiapan yang dilakukan Tim Penggerak PKK yang sangat aktif melakukan serangkaian pembinaan. Bahkan dalam sebulan terakhir, hampir setiap hari Winarni turun ke lapangan melakukan pembinaan.

Disamping itu, kata Winarni, Desa Pasuruan juga merupakan desa yang memiliki berbagai program unggulan dan menjadi barometer pembangunan desa di Lampung Selatan.

Winarni menyebut, berbagai program unggulan itu diantaranya, Program Lumbung Gizi Desa (Bu Gisa). “Ini merupakan salah satu inovasi kami dalam upaya mengurangi stunting dan penurunan angka kemiskinan,” kata Winarni.

Kemudian, di Desa Pasuruan juga ada kampung literasi yang telah diresmikan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan dan mendukung pendidikan masyarakat desa.

Kampung literasi ini memudahkan masyarakat desa dalam memperoleh layanan informasi melalui sumber belajar dan informasi yang tersedia di perpustakaan desa.

Lalu, di Desa Pasuruan ada juga program desa smart village. Dimana dengan program ini keseluruhan sistem berbasis digital mulai dikembangkan dan diimplementasikan untuk memudahkan masyarakat beraktivitas dan lebih mengenal teknologi digital.

“Termasuk penggunaan IT untuk literasi ini menjadi unggulan dari Desa Pasuruan dalam verifikasi lapangan yang dilakukan besok oleh tim Provinsi Lampung,” ungkap Winarni.

Winarni menambahkan, Desa Pasuruan juga telah ditetapkan sebagai desa tangguh atau kampung tangguh. Dimana kampung tangguh ini merupakan tempat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap semangat ditengah pandemi Covid-19.

“Dalam kampung tangguh ini kita ada namanya 10 rumah aman. Kerjasama antara pemerintah desa dan PKK yang dijalankan oleh dasawisma. Setiap dusun ada kelompok dasawisma yang terdiri dari 10 rumah aman. Jadi di rumah aman itu ditempel kartu di kaca atau pintu yang menandakan rumah itu tidak ada yang terkena corona,” terangnya. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda