DPC AGPAII OKI Dikukuhkan, Bupati Muchendi Tekankan Peran Strategis Guru PAI

257

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Bertempat di Ruang Rapat Bendes Seguguk (RRBS) II Setda Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), digelar acara halal bihalal dan pengukuhan DPC AGPAII OKI, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki SE M.Si, Ketua DPP AGPAII Pusat Drs. H. Endang Zainal M.Ag, Ketua DPW AGPAII Provinsi Sumsel, Ketua DPC AGPAII OKI Beni Rosianto S.Pd.I, serta Kepala Kantor Kementerian Agama OKI H. Syarif S.Ag M.Pd.I.

Selain itu, hadir juga Kadisdik OKI M. Refli, Kasat Binmas Polres OKI AKP Amri Syafrin SH, Pasi Intel Kodim 0402/OKI Lettu Arm Zholimin, Ketua Baznas OKI Pipin Susandi Juniar SH MH, Pimpinan BSB Cabang Kayuagung Ruben Paradisa, serta Pimpinan BRI Cabang Kayuagung.

Dalam sambutannya, Bupati Muchendi Mahzareki mengatakan, bahwa momentum halal bihalal ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi juga menjadi waktu yang sangat baik untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta menguatkan kembali hati dan niat dalam menjalankan amanah, khususnya sebagai pendidik.

“Hari ini juga menjadi momen penting dengan dilaksanakannya pengukuhan Dewan Pengurus Cabang AGPAII kecamatan se-Kabupaten Ogan Komering Ilir. Saya mengucapkan selamat kepada para pengurus yang telah dikukuhkan,” ujar Bupati.

Amanah ini bukanlah hal yang ringan, tetapi Insya Allah menjadi ladang ibadah yang besar. Lanjut dia, karena sejatinya bapak dan ibu guru pendidikan agama Islam adalah garda terdepan dalam membentuk akhlak generasi bangsa.

“Sebagaimana kita ketahui, AGPAII merupakan organisasi profesi guru Pendidikan Agama Islam yang telah berdiri sejak tahun 2007 dan menjadi wadah penting dalam meningkatkan kompetensi, kesejahteraan, serta perlindungan profesi guru PAI,” ungkapnya.

Di Kabupaten Ogan Komering Ilir sendiri, AGPAII telah terbentuk pada tahun 2025 dengan jumlah anggota yang cukup besar, yakni sekitar 948 guru PAI dari berbagai jenjang pendidikan. Kata dia lagi, ini merupakan potensi dan kekuatan besar dalam membangun kualitas pendidikan agama Islam di daerah.

“Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, tantangan yang dihadapi anak-anak kita semakin kompleks. Disinilah peran guru agama menjadi sangat penting, bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menanamkan nilai keimanan, akhlak, dan karakter,” tandasnya.

Ia juga meyakini bahwa melalui wadah AGPAII, para guru dapat saling menguatkan, berbagi, dan terus meningkatkan kompetensi, sehingga mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beriman dan berakhlakul karimah.

“Sebab kita juga harus memikirkan kepentingan para orang tua yang telah menitipkan anak-anaknya kepada guru, sehingga mereka dapat dididik menjadi tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga berakhlak mulia,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir tentu sangat mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan agama. Sambung dia, pihaknya berharap AGPAII dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan program-program yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk memperkuat niat, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan semangat pengabdian. Kami selaku pemerintah daerah berkomitmen untuk terus berupaya membantu kesejahteraan para guru,” tuturnya.

Namun, tegas dia, perlu dipahami bahwa pemerintah daerah ibarat panggung besar yang dalam perjalanannya memiliki payung hukum sebagai dasar, sehingga setiap kebijakan yang dikeluarkan memiliki landasan yang jelas.

“Jangan sampai kebijakan baik yang telah diputuskan demi mensejahterakan para guru justru berimbas buruk bagi pemerintah daerah itu sendiri. Oleh karena itu, pentingnya komunikasi agar dapat dicarikan solusi terbaik demi kebaikan bersama,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda