Diundang Jadi Pembicara Seminar Lingkungan Hidup, Bupati PALI Ajak Rawat Hutan Mangrove

73

PALEMBANG, BERITAANDA – Pentingnya fungsi tanaman mangrove sebagai benteng alami yang melindungi pesisir dari erosi, digelorakan Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Dr. Ir. H. Heri Amalindo MM.

Meski di Kabupaten PALI tidak memiliki pesisir pantai, namun Bupati Heri Amalindo peduli terhadap kelestarian adanya hutan mangrove yang harus terjaga di wilayah Provinsi Sumatera Selatan, terutama daerah yang berada didekat lautan.

Kepedulian Bupati Heri Amalindo terhadap pentingnya menjaga hutan mangrove disampaikan saat menjadi pembicara utama dalam seminar lingkungan hidup yang mengambil tema ‘Mereka yang Membicarakan Tentang Mangrove’, diadakan Gema Persada Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Sabtu (4/11/2023).

“Hutan mangrove terutama akar-akarnya berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi pesisir dari erosi dan serangan gelombang besar,” ungkap Bupati Heri Amalindo.

Ditambahkan dia, bahwa isu pelestarian mangrove sudah menjadi isu besar di Indonesia guna mengatasi krisis iklim global. “Bahkan, Indonesia mengampanyekan gerakan ini di berbagai event dunia seperti G-20 di Bali tahun lalu,” ujar Heri Amalindo.

Mantan Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel ini menilai, pentingnya melestarikan mangrove. Provinsi Sumsel memiliki potensi mangrove yang luar biasa dan punya kontribusi yang tidak sedikit dalam ikut serta pelestarian lingkungan dunia.

“Mangrove merupakan pahlawan mitigasi perubahan iklim guna mencapai FOLU Net Sink 2030. Mangrove di Kawasan Taman Nasional Sembilang merupakan daerah salah satu penghasil oksigen terbaik di dunia,” lanjutnya.

Kawasan Taman Nasional Sembilang yang berada di Banyuasin dan Musi Banyuasin, imbuhnya, memiliki luas lebih dari 200 hektare. Dimana potensi mangrove mencapai 159 hektare atau sekitar 28 persen dari total luas mangrove di Sumatera.

“Sebagai provinsi yang memiliki mangrove cukup luas, sudah semestinya seluruh stakeholder bersinergis sehingga pelestarian mangrove terus berjalan,” ujar Heri yang didorong banyak pihak untuk maju sebagai calon Gubernur Sumsel 2024 mendatang.

Sementara Wakil Rektor 1 UMP Prof. Dr. Indawan M.Pd, memberi apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Heri Amalindo sebagai pembicara utama seminar lingkungan hidup yang diselenggarakan Gema Persada Fakultas Pertanian.

“Heri Amalindo sebagai kepala daerah, sangat peduli terhadap dunia pendidikan. Belum lama ini beliau menghibahkan lahan 10 hektare di Talang Ubi Kabupaten Pali untuk dimanfaatkan sebagai pusat pendidikan kepada pihak Universitas Muhammadiyah Palembang,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Gema Persada Fakultas Pertanian, Mirza Iksanul Qowam menyebut, seminar lingkungan hidup ini diadakan sebagai pelaksanaan program kerja salah satu organisasi mahasiswa pencinta alam di UMP.

“Terima kasih untuk seluruh narasumber yang sudah bersedia hadir memberikan materi, khususnya Pak Heri Amalindo sebagai pembicara utama seminar tentang mangrove,” ujar mahasiswa yang mengambil jurusan Agro Teknologi angkatan 2020 ini. (AMD)

Bagaimana Menurut Anda