Diskominfo OKI Kenalkan Literasi Digital ke Pelajar SMAN 1 Kayuagung

81
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memberikan seminar literasi digital bagi ratusan pelajar di SMAN 1 Kayuagung, Rabu (2/11/2022). (Sumber Foto Kominfo OKI)

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memberikan seminar literasi digital bagi ratusan pelajar di SMAN 1 Kayuagung, Rabu (2/11/2022).

Kegiatan ini sebagai bentuk penguatan kapasitas literasi digital pelajar dalam Project Penguatan Profile Pelajar Pancasila (P5).

Kepala Diskominfo Kabupaten OKI Alexsander Bastomi SP M.Si mengatakan, teknologi digital dengan penguatan literasi digital yang produktif mampu mendapatkan dan memberikan manfaat yang maksimal dari penggunaan teknologi untuk diri sendiri dan orang lain.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, semua harus melakukan transformasi dengan adaptasi kebiasaan baru lekat dengan teknologi. Harus bisa terbuka dengan teknologi digital dan belajar lagi cara dan etika dalam penggunaannya,” kata Alex.

Alex menambahkan, semakin luas informasi di dunia digital mempermudah proses pembelajaran, membantu work from anywhere ataupun untuk mempelajari ilmu tertentu secara cepat dan singkat.

“Celaka bila salah digunakan, merugi bila diabaikan, beruntung bila dimanfaatkan. Itulah esensi kehadiran ruang digital saat ini,” tambahnya.

Kepala Diskominfo Kabupaten OKI Alexsander Bastomi SP M.Si. (Sumber Foto Kominfo OKI)

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Kayuagung Bidang Kurikulum, Dra. Hj. Martha Rahmi M.Pd mengatakan, P5 merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam profil pelajar Pancasila.

“Proses pembelajaran saat ini mengutamakan pada proses tidak hanya nilai akhir. Prinsip assessment dalam implementasi kurikulum merdeka yaitu assessment as learning untuk refleksi proses pembelajaran dan berfungsi sebagai asesmen formatif. Assessment for learning untuk perbaikan proses pembelajaran dan berfungsi sebagai asesmen formatif, serta assessment of learning untuk evaluasi pada akhir proses pembelajaran dan berfungsi sebagai asesmen sumatif,” ujar Martha.

Martha mengatakan, guru saat mengalami loncatan teknologi, menjadi bukti kemajuan zaman yang bisa memberikan dampak positif maupun negatif sesuai dengan penggunaannya

“Kolaborasi bersama Diskominfo OKI ini bisa memberikan pengetahuan baru, informasi terpercaya bagi pelajar di SMAN 1 Kayuagung untuk bijak dalam berselancar di ruang digital melalui literasi digital,” tandasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda