Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian OKI Gandeng BSB Gelar Bimtek Restrukturisasi Usaha Koperasi

71
Historika Hadiana selaku Penyelia Kredit di Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung saat memaparkan materinya kepada peserta.

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – 30 peserta yang berasal dari 15 koperasi simpan pinjam dalam wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ikuti giat bimbingan teknis (bimtek) akses pembiayaan, penguatan kelembagaan, penataan manajemen standarisasi dan restrukturisasi usaha koperasi kewenangan kabupaten, Kamis (12/5).

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perindustrian Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini dimulai sekira pukul 09.00 WIB, bertempat di aula rapat Hotel Fajri Kecamatan Kota Kayuagung. Dimana giat tersebut di buka langsung Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten OKI, Herliansyah Hillaludin, S.STP M.Si.

Herliansyah Hillaludin mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya peningkatan kualitas koperasi serta usaha mikro dan kecil, khususnya di Kabupaten OKI.

“Melalui kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan bagi pengurus koperasi, baik itu pengelolaan kelembagaan dan manajemen koperasi serta pembiayaan,” terang dia.

Dalam kesempatan ini dihadirkan 3 (tiga) orang narasumber antara lain dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan, Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Kayuagung, dan Ketua Handriya Sanggraha Puskopdit Palembang.

“Diharapkan nanti pengurus koperasi dapat menyerap informasi yang disampaikan narasumber dan apabila ada yang kurang jelas atau tidak paham dapat ditanyakan kepada narasumber,” tandas dia.

Maka itu, lanjut dia, kepada semua peserta kiranya dapat mengikuti dan memanfaatkan giat ini dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat memperoleh manfaat sebesar-besarnya guna kemajuan usaha koperasi yang kalian urus.

“Apalagi narasumber yang dihadirkan dalam kesempatan ini adalah orang yang betul – betul capable di bidangnya masing-masing,” pungkas dia.

Herliansyah Hillaludin selaku Kepala Dinas Koperasi, UKM dan perindustrian Kabupaten OKI saat menyampaikan sambutannya.

Sementara itu salah satu narasumber, yakni Penyelia Kredit di Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung, Historika Hadiana, yang diminta memberi pemahaman terkait dengan fasilitasi pembiayaan KUR oleh perbankan kepada koperasi pun menjelaskan materinya.

“Disini semua pesertanyakan pengurus koperasi, sehingga nanti mungkin banyak pertanyaan tentang KUR untuk koperasi dibandingkan perorangannya. Jadi akan dijelaskan, tolong disimak, bila perlu dicatat dan apabila ada yang kurang mengerti bisa ditanyakan,” jelas dia.

KUR ini sebenarnya bukan murni produk BSB, karena ketahuilah ini adalah salah satu cara pemerintah untuk membantu rakyat. Dimana pemerintah memberikan subsidi dalam bentuk bunga, sehingga produk KUR ini, bunganya sangat kecil demi meringankan masyarakat.

“KUR terdiri dari berbagai macam. Pertama, kredit usaha rakyat yang berupa angsuran sifatnya. Lalu ada KUR bayar pas panen, jadi tidak tiap bulan tapi bayar pas panen. Yang bisa mendapat KUR, sektor usahanya banyak, jadi tidak hanya bila perdagangan, tetapi juga pertanian, kehutanan dan perkebunan itu bisa juga,” jelas dia.

Kemudian sektor perikanan, seperti budidaya ikan itu bisa, tapi mungkin sistemnya beda-beda, tergantung dengan pola usahanya. Lanjut dia, sektor industri pengolahan, konstruksi dan jasa juga ada serta bisa mendapatkan pinjaman dana KUR.

“Jadi banyak, dengan begitu, koperasi juga bisa memanfaatkan fasilitas KUR. Baik untuk koperasi sendiri maupun anggotanya. Nanti akan dijelaskan dan apabila kurang dimengerti bisa langsung tanyakan dalam kesempatan ini,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda