Dijenguk Mahfud MD, Syekh Ali Jaber: Salam Sungkem Saya untuk Jokowi

35

NASIONAL, BERITAANDA – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menjenguk pendakwah Syekh Ali Jaber di kediamannya di Jakarta pada Senin (14/9/2020) malam. Kepada Syekh Ali, Mahfud menyampaikan sudah memerintahkan kepolisian untuk menuntaskan kasus ini.

“Insya Allah kita akan menuntaskannya secara sangat terbuka kepada masyarakat. Kepada Syeikh dan keluarga semuanya, Insya Allah Kita akan memprosesnya secara baik berdasar hukum yang berlaku di Indonesia,” kata Mahfud dalam rilis resmi Kemenko Polhukam, Selasa (15/9/2020).

Dia juga berharap agar dalam waktu tak lama, kasus penusukan ini bisa segera dituntaskan. “Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama sudah terungkap, dan prosesnya bisa lebih cepat,” imbuh sang Menko Polhukam.

Mahfud juga mendoakan Syeikh Ali Jaber agar bisa segera pulih. Sehingga Syekh Ali Jaber bisa kembali berdakwah untuk umat Islam di Indonesia.

“Saya atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia terutama umat Islam, ikut mendoakan mudah-mudahan segera pulih kembali dan berkiprah kembali membangun kehidupan rohaniah yang lebih sehat bagi umat Islam Indonesia,” tutur Mahfud.

Pada kesempatan ini, Syekh Ali Jaber juga menghargai langkah yang dilakukan Mahfud dan aparat keamanan. Pada saat ini Syekh Ali merasa mendapatkan perlindungan dari jajaran aparat.

“Alhamdulillah saya mendapat perhatian dari aparat keamanan, semua turun tangan. Mulai dari Kapolda bahkan Dandim, semua ikut memperhatikan dan menjaga selama saya berada di Lampung,” ujar Syekh Ali.

Syekh Ali Jaber juga berdoa agar kejadian ini tidak akan terulang lagi. Sebelum berpisah dengan Mahfud, Syekh Ali menitipkan salam untuk Presiden Joko Widodo.

“Salam sungkem kepada Bapak Presiden, keadaan saya baik-baik saja,” kata Syekh Ali Jaber.

Sebelumnya, Syekh Ali Jaber ditusuk seorang pria saat sedang mengisi kajian di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung, Ahad sore. Pendakwah kondang itu mengalami luka serius di bagian tangan kanannya.

Pelaku yang diketahui bernama Alfin diamankan massa. Namun, dalam perkembangannya Alfin disebut mengalami gangguan jiwa. Dari keterangan polisi, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. (*)

Sumber: viva.co.id

Bagaimana Menurut Anda