Camat Sidimpuan Utara Sambangi Warganya, Kadiskes: Pastinya Bukan Gizi Buruk

152
Camat Padangsidimpuan Utara Nanda Alvina menyerahkan bantuan kepada orangtua Ramadhan Saputra (3,5).

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Menyikapi kondisi kesehatan warganya yang dikabarkan menderita kurang gizi (malnutrisi), Camat Padangsidimpuan Utara Nanda Alvina bergerak cepat datang menyambanginya.

“Begitu kita kita dengar ada warga kita yang sakit dan tak mampu berobat karena kondisi keterbatasan ekonomi, segera kita kunjungi untuk melihatnya secara langsung,” ungkap Nanda, menjawab BERITAANDA, Kamis (14/10).

Langkah dan upaya lainnya, menjalin koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Puskesmas Wek I, lurah berikut kepling setempat, sekaligus petugas kesehatan.

Rombongan ini disambut Agus Saputra bersama istrinya Eka Permata Sari di kediaman mereka, Lingkungan Janji Raja, Kelurahan Wek I, Kecamatan Sidimpuan Utara. Ada pula Ramadhan Saputra (3,5) buah hati pasutri tersebut.

“Selepas mengecek kondisi kesehatan Ramadhan pada Selasa kemari, malam harinya kita kembali berkunjung ke sana untuk menyerahkan bantuan sembako dan juga perlengkapan kebutuhan Ramadhan,” sambung camat.

Kekinian, kata Nanda, Ramadhan menjalani perobatan di rumah dan ditangani dokter dari Puskemas Wek I. Nanda juga tidak menampik, keterbatasan ekonomi jadi alasan utama balita itu tidak mendapat perobatan semestinya.

Kondisi itu diperparah dengan keadaan BPJS Kesehatan keluarga ini yang iurannya tertunggak lama sehingga tak bisa dipergunakan. Secara administrasi, Ramadhan baru di pekan kemarin dimasukkan ke daftar kartu keluarga.

“Tapi sekarang ini, BPJS Kesehatan mereka sudah aktif karena tunggakan iurannya telah dilunasi. Keluarga ini juga telah didaftarkan sebagai penerima manfaat dari Program Keluarga Harapan (PKH),” masih kata Nanda.

Kondisi kesehatan Ramadhan sendiri, dipastikan Kadis Kesehatan (Kadiskes) Sopian Subri Lubis yang dihubungi secara terpisah via telepon, bukan menderita gizi buruk. “Mengalami infeksi pada saluran kemih! Iya,” tegasnya.

Menurut Sopian, adanya infeksi tersebut mengakibatkan kondisi perkembangan tubuh Ramadhan terganggu. Itu pula yang membuat serapan / asupan gizi jadi terganggu. Hal itu berdasarkan observasi maupun diagnosa dokter.

Tiga penilaian untuk indikator kesehatan si anak, imbuh Sopian, hasilnya adalah, pertama badan menurut umur dikategorikan berat badan kurang (underweight), kedua tinggi badan menurut umur dikategorikan balita pendek.

“Ketiga, berat badan menurut tinggi badan. Maka, balita tersebut dapat dikategorikan gizi normal. Pun demikian, kita akan tangani dan pantau perkembangan kesehatan Ramadhan secara intensif,” pungkas Kadis Kesehatan. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda