Buka Konvensi GKII, Bupati Sintang Pesankan Jaga Persatuan dan Kesatuan

150

SINTANG-KALBAR, BERITAANDA – Bupati Sintang Jarot Winarno membuka secara resmi kegiatan konvensi misi ke-3 dan KPI, GKII Wilayah II Kalimantan Barat, yang ditandai dengan pemukulan gong, dilaksanakan di Gereja Kemah Injil Indonesia Efrata, Desa Pelaik, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, Selasa (29/10/2019).

Bupati mengatakan bahwa persatuan dan kesatuan adalah modal sosial untuk membangun.

“Kita ketahui belakangan ini situasi nasional kurang kondusif, ujaran kebencian, hoax dan sebagainya beredar kemana-mana, hal ini berpotensi untuk memecah belah bangsa, namun kita perlu rajut rasa persatuan dan kesatuan bangsa, sebab nilai tersebut sangat tinggi, sebagai modal sosial untuk membangun daerah kita,” kata Jarot.

Masih kata Bupati Sintang, bahwa untuk tetap saling menjaga persatuan dan kesatuan, dan menghindari potensi yang dapat memecah belahkan bangsa, masyarakat tidak bergaul dalam kaum radikalisme,

“Kalau ada potensi yang memecah belahkan bangsa ini, sekiranya tidaklah bergaul dengan kaum radikalisme,” ujarnya.

Menurut Bupati Sintang, situasi yang kondusif akan berdampak kepada ekonomi di Indonesia.

“Saat ini ekonomi sedang menjadi krisis global, pertumbuhan ekonomi Indonesia sering digenjot 5 persen, kalaulah ekonomi kita mau maju dan berkembang, syaratnya adalah situasi keamanan harus kondusif, harus aman, dan ditopang dengan SDM yang memadai,” tambahnya.

Bupati Sintang berharap agar situasi keamanan di Desa Pelaik tetap kondusif dan tidak terpancing dengan situasi nasional.

“Saya ingatkan situasi di nasional tadi, jadi saya tidak ingin situasi Desa Pelaik ini lalu tidak kondusif, jangan ada ribut-ribut, jaga kondusifitas desa kita, terus jalin komunikasi yang baik dengan pemerintah kabupaten, mudah-mudahan terus aman dan kondusif,” pesannya. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda