Buka Gawai Lepas Panen, Bupati Jarot Minta Warga Jangan Mudah Percaya dengan Berita Hoax

133

SINTANG-KALBAR, BERITAANDA – Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med.PH menghadiri sekaligus membuka gawai syukuran lepas panen di Dusun Binda, Desa Kayu Dujung, Kecamatan Ketungau Tengah, Selasa (25/6/2019) malam.

Dalam sambutannya Jarot Winarno mengatakan, sangat berbahagia bisa hadir dan membuka secara langsung gawai syukuran lepas panen di Dusun Binda ini. Karena, menurut Jarot, gawai syukuran lepas panen tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas hasil yang diraih selama satu tahun berjalan ini.

“Kemudian syukuran lepas panen ini juga untuk merefleksi diri atau memikir ulang jika ada yang baik kita lanjutkan, kalau ada hal yang kurang kita perbaiki, sehingga malam ini kita patut bergembira, dalam suasana syukur kumpul dengan keluarga, dengan sanak saudara, dengan kaum kerabat dan dengan semua,” kata Jarot.

Untuk itu Jarot meminta kegiatan seperti ini harus terus dilestarikan, sehingga selalu menjadi agenda tahunan di Dusun Binda.

Pada kesempatan tersebut juga, Jarot menyampaikan kepada masyarakat Dusun Binda dan seluruh masyarakat di wilayah Ketungau bahwa tahun ini wilayah kecamatan di Ketungau mendapatkan porsi pembangunan yang cukup besar, namun diprioritaskan untuk menyelesaikan pembangunan jembatan Ketungau II dan jembatan lainnya.

Untuk itu Jarot meminta masyarakat Ketungau tidak mudah percaya kabar-kabar bohong atau hoax yang mengatakan bahwa progres pembangunan jembatan Ketungau II di Ketungau Tengah mengalamai kendala dan masalah beberapa waktu lalu.

“Jangan percaya hoax, berita-berita tidak benar, jembatan bermasalah, pembangunannya terhambatlah, hal itu tidak lah benar, ”pesan Jarot.

Karena saat ini, jelas Jarot bahwa rangka baja jembatan Ketungau II sudah tiba dari Jakarta dan tersimpan di workshop terlebih dahulu. Begitu tiang jembatan sudah jadi, maka rangka baja tersebut barulah dibawa ke lokasi pembangunan dan akan dipasang.

Jarot juga menyampaikan ruas jalan dari Sintang menuju Sungai Kelik tahun 2020 mendatang ditingkatkan statusnya menjadi ruas jalan nasional, maka jembatan Ketungau II tahun ini harus sudah jadi.

Selain jembatan Ketungau II tersebut, Jarot juga menyampaikan bahwa tahun ini akan dibangun jembatan rangka baja di Sungai Sekapat, Paning Jaya senilai Rp4,5 miliar.

Sementara itu ketua panitia gawai syukuran lepas panen Dusun Binda, Atang Alexander mengatakan, acara seperti ini sudah puluhan tahun tidak dilaksanakan.

“Kami bersyukur sekali pak bupati bisa hadir langsung ke tempat kami, sehingga bisa melihat langsung kondisi kami masyarakat disini,” ungkap Atang.

Atang menjelaskan bahwa tujuan dari pada gawai tersebut yakni untuk mempersatukan masyarakat dan melestarikan tradisi budaya yang ada, karena sudah hampir punah.

Atang juga menyampaikan kepada bupati bahwa masyarakat di dusun tersebut berkeinginan adanya pembangunan tower telekomunikasi seluler.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan bahwa jaringan telekomunikasi seluler selalu menjadi keluhan masyarakat di pedesaan. Hal tersebut pun terus dicarikan solusinya oleh pemerintah.

“Apakah pakai bakti, paling bagus kalau memang BTS yang komersil, yang dipasang dekat-dekat sini, sehingga bisa menampung kebutuhan masyarakat untuk berkomunikasi,” pungkas Jarot. (Arni/Humas Pemkab Sintang)

Bagaimana Menurut Anda