Brigjen TNI Djuhari Pimpin Rapat Penanganan Banjir Sekadau

8
Rapat penanganan banjir di Sekadau dipimpin Brigjen TNI Djuhari, di kantor Bupati Sekadau. (Tim)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Kepala Staf Kodam XII/TPR Brigjen TNI Djauhari SE MM memimpin rapat terkait penanganan bencana bajir bersama Forkompinda Sekadau, Rabu (17/11), di kantor Bupati Sekadau.

Rapat diikuti Letkol Inf. Affiansyah SP, Wakapolres Sekadau Kompol Aminudin SIK SH, Bupati Sekadau Aron SH dan sejumlah instansi terkait.

“Dalam rangka mengatasi bencana yang ada di Kabupaten Sekadau, jangan saling menyalahkan, jangan memarahi, tapi kita selamatkan masyarakat agar terhindar dari bencana ataupun pasca bencana,” pesan Kasdam Brigen TNI Djauhari dalam rapat tersebut.

Kasdam menyatakan akan melaporkan kepada Pangdam XII/TPR bahwa Kabupaten Sekadau ini telah mengatasi bencana banjir dengan baik.

Secara geografi, dikatakan Kasdam, Kalimantan Barat dikelilingi oleh sungai-sungai yang meluap dan curah hujan yang sangat tinggi sekali, sehingga air mulai naik terjadilah banjir. “Apabila Sintang banjir maka akan berdampak ke Sekadau,” tambahnya.

Diingatkan Kasdam, yang harus dilakukan adalah menyelamatkan jiwa masyarakat Sekadau.

“Kita siapkan untuk posko-posko penampungan penanggulangan banjir. Wajar masyarakat tidak mau direlokasi ke posko-posko pengungsian, karena masyarakat punya rumah, punya harta benda, sehingga mereka ingin berada disekitar rumah yang terkena banjir, sebab dikhawatirkan barang-barang hilang,” beber Kasdam.

Dalam menangani bencana ini, Kasdam memaparkan bahwa unsur-unsur yang membantu bupati adalah Kodim, Polres, pengusaha dan media.

“Kegiatan-kegiatan Forkopimda, bupati sudah bekerja keras. Dan Forkopimda tolong dipublikasikan biar masyarakat mengetahui,” pesan jendral bintang satu itu.

Bupati Sekadau Aron dalam rapat memaparkan bahwa banjir saat ini sudah mulai surut. “Namun karena Kapuas Hulu, Sintang dan Melawi masih banjir, maka di Sekadau pun masih banjir,” kata Aron.

Untuk kebutuhan sembako, Bupati Aron menyatakan, hingga saat ini masih aman. Untuk dinas terkait selalu mengecek ketersediaan sembako.

“Vaksinasi masih tetap berjalan dengan lancar, namun untuk sementara karena banjir di pending dulu, untuk vaksin di kota hampir 90 persen,” jelas Bupati Aron. (Tim)

Bagaimana Menurut Anda