Berkinerja Baik, Pemkot Gunungsitoli Terima DID Rp 32,5 Miliar dari Pemerintah Pusat

79
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Gunungsitoli Karya Septianus Bate’e SSTP MAP

GUNUNGSITOLI-SUMUT, BERITAANDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Gunungsitoli terima Dana Insentif Daerah (DID) dari pemerintah pusat sebesar Rp 32.564.907.000 setelah dinilai berkinerja baik dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi.

DID adalah dana yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara yang diberikan kepada daerah tertentu berdasarkan kriteria tertentu, dengan tujuan untuk memberikan penghargaan atas perbaikan atau pencapaian kinerja tertentu di bidang tata kelola keuangan daerah, pelayanan umum pemerintahan, pelayanan dasar publik dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Gunungsitoli Karya Septianus Bate’e SSTP MAP menyampaikan, DID tersebut diperoleh Pemkot Gunungsitoli dalam dua periode.

Periode pertama sebesar Rp 9.282.984.000 dan di periode kedua sebesar Rp 23.281.923.000.

“Karena DID merupakan penghargaan kinerja tahun berjalan. Untuk periode pertama berdasarkan Permenkeu RI Nomor 140/PMK.07/2022 pada bulan September 2022 yang lalu dan periode kedua berdasarkan Permenkeu RI Nomor 170/PMK.07/2022 bulan November 2022,” jelasnya, Jumat (2/12/2022).

Selanjutnya Karya menjelaskan, di Sumatera Utara pada periode pertama hanya ada 5 pemda yang menerima DID, yakni Provinsi Sumatera Utara, Kota Pematang Siantar, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Samosir dan Kota Gunungsitoli dari 125 pemda.

“Dan di periode kedua juga 5 pemda, yakni Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan, Kota Sibolga, Kota Padang Sidempuan dan Kota Gunungsitoli dari 107 pemda,” paparnya.

“Pengalokasian DID kinerja tahun berjalan dihitung berdasarkan kinerja daerah, lalu kinerja daerah dihitung berdasarkan kategori penggunaan produk dalam negeri (PDN), percepatan belanja daerah, dukungan belanja daerah terhadap penurunan kemiskinan, pengangguran dan stunting serta penurunan inflasi daerah,” terangnya.

Lebih lanjut kata dia, DID yang diterima digunakan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi di daerah antara lain perlindungan sosial, dukungan dunia usaha terutama usaha mikro, kecil dan menengah serta upaya penurunan tingkat inflasi.

“Penghargaan yang diterima Pemkot Gunungsitoli dalam bentuk DID tersebut merupakan salah satu indikator kepemimpinan Walikota Gunungsitoli yang berjalan efektif dan tidak terlepas dari dukungan serta kerja keras semua perangkat daerah lingkup Pemkot Gunungsitoli. Namun kita tidak berpuas diri sampai disini, Pemkot Gunungsitoli akan tetap berupaya untuk tetap selalu berkinerja baik,” ucap Karya Bate’e. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda