Bandar Lampung Level 2, Pengunjung Wahana Boemi Kedaton Masih Dibatasi

86

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA– PPKM Level 2 di Kota Bandar Lampung hingga saat ini masih belum bisa membawa perubahan, termasuk bagi pelaku usaha di sektor pariwisata.

Manajer Water Park Wahana Boemi Kedaton, Ir. Dwi Ernawati, mengaku bahwa pengunjung yang masuk ke wahananya masih terbatas. Apalagi yang berasal dari luar kota, sebab mereka harus memiliki syarat rapid test dan surat keterangan vaksin.

“Kami masih membatasi jumlah pengunjung, 30 sampai 50 persen. karena daya beli atau tingkat ekonomi masyarakat juga belum stabil. Serta wajib menerapkan 5M untuk melaksanakan protokol kesehatan (prokes), seperti pakai masker, tes suhu, mencuci tangan dan menjaga jarak,” kata dia kepada BERITAANDA, Sabtu (20/11).

“Syarat lain bagi pengunjung selain sudah divaksin, karena belum menerapkan QR code, maka secara acak kami meminta data pengunjung, seperti tanggal kunjungan, nama tamu, kontak telepon, alamat dan lain-lain. Jadi apabila ada kasus Covid-19, kita sudah punya data untuk mempermudah tracing,” jelasnya.

Terkait PPKM Level 3 yang akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari tahun depan, Dwi Ernawati menjelaskan, bahwa dari jauh hari sudah kita sampaikan kepada tim marketing.

“Tapi di PPKM Level 3 seperti biasanya masih boleh ada pengunjung yang datang, namun dibatasi. Dan kita juga tidak menyiapkan acara untuk tahun baru,” tuturnya.

Dwi Ernawati menambahkan, dirinya ingin tahu seperti apa program pemerintah. Kalau pun mau ditutup, jangan tiba-tiba, harus ada pemberitahuan terlebih dahulu.

“Saya ingin pemerintah itu adil, dan mengumumkan keadaan sekarang itu seperti apa. Jangan seperti dulu, kita sudah menyiapkan semuanya, tiba-tiba harus tutup. Kita akan menuruti kebijakan pemerintah, apapun itu demi kebaikan,” paparnya.

Sementara Kusmiati selaku pengunjung di Water Park Wahana Boemi Kedaton mengatakan, Alhamdulillah sekarang situasi mulai membaik, sehingga kita sudah diperbolehkan beraktivitas di luar rumah, meski masih ada pembatasan.

“Mudah – mudahan selanjutnya lebih baik lagi, sehingga kita bebas dari pandemi Covid-19, semuanya menjadi normal kembali seperti semula,” tuturnya singkat. (Katharina Yanuarti)

Bagaimana Menurut Anda