Adlin Tambunan: Narkoba Tidak Terlepas dari 3 Lingkaran Kelompok Masyarakat

194

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Untuk mencegah maraknya peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sergai giat melaksanakan sosialisasi bahaya pemakaian narkoba dari kecamatan hingga ke desa-desa.

Hal itu seperti yang diucapkan oleh Ketua BNNK Sergai Drs. Adlin Tambunan pada awak media melalui WhatsApp (WA), Sabtu (12/10/2019) sore.

Ia mengatakan, saat ini Indonesia dihadapkan pada perkembangan ancaman narkoba yang sangat dekat dan nyata, serta dampaknya begitu kompleks dan mengancam eksistensi atau kedaulatan bangsa di masa mendatang. Sehingga dibutuhkan peran aktif kepala desa (kades) dan masyarakatnya agar tercipta lingkungan pedesaan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No.6 Tahun 2014.

Kata dia, berbicara tentang narkoba tidak terlepas dari 3 (tiga) lingkaran kelompok masyarakat, antara lain bandar/pengedar narkoba, penyalahguna narkoba, dan masyarakat bersih narkoba.

Untuk menghadapi ketiga hal tersebut, lanjut dia, diharapkan setiap kades sebagai pimpinan wilayah di desa mau dan mampu melakukan pembinaan ketentraman dan ketertiban masyarakat, sekaligus juga memberdayakan masyarakat desa. Termasuk dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di desa yang dibuktikan melalui dituangkannya anggaran P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) pada rencana kegiatan pemerintah (RKP) desa, serta dianggarkan di dalam APBDesa.

“Desa juga diharapkan dapat membentuk relawan anti narkoba desa yang telah bergerak menyampaikan tentang bahaya narkoba di desa, baik melalui sosialisasi di sekolah dan perwiritan. Serta penempelan stiker stop narkoba (call center BNN) dan membentuk agen pemulihan bagi pecandu narkoba yang dibantu oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta puskesmas setempat,” pungkas dia. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda