80 Peserta Ikuti Sosialisasi Kearsipan 2019

140

MUARA ENIM, BERITAANDA – Bupati Muara Enim Ir. H. Ahmad Yani, MM melalui Wabup H. Juarsah, SH hadiri sekaligus buka acara sosialisasi penyuluhan kearsipan tahun 2019, bertempat di Hotel Griya Serasan Muara Enim, Selasa (18/6/2019).

Diikuti sebanyak 80 peserta dari Kecamatan Kabupaten Muara Enim, dalam acara itu turut dihadiri langsung oleh perwakilan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia dan Kepala Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan.

Sementara itu, wabup sebelum menyampaikan sambutannya, terlebih dahulu menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba perpustakaan desa se-Kabupaten Muara Enim.

“Alhamdulillah, kami menyambut baik dan terima kasih kepada jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muara Enim yang telah menyelenggarakan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta agar mampu mengelola kearsipan secara efektif dan efisien di unit kerja masing-masing,” kata dia.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa arsip adalah naskah-naskah yang dibuat diterima oleh lembaga-lembaga negara dan pemerintah dalam bentuk dan corak apapun, baik dalam keadaan tunggal maupun berkelompok, dalam rangka pelaksanaan kegiatan pemerintah termasuk juga naskah-naskah yang dibuat dan diterima oleh badan-badan swasta atau perorangan, baik berbentuk arsip konvensional (kertas) maupun arsip elektronik (suara gambar video aplikasi) yang harus dipelihara dan dilestarikan sebagai arsip sejarah pembangunan bangsa, terutama di Pemerintah Kabupaten Muara Enim,” ucap H. Juarsah.

Maka, lanjutnya, kepada saudara-saudara para peserta agar dapat mengikuti sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya sampai selesai, dan memperhatikan dengan cermat setiap materi yang disampaikan.

“Karena kita sadari bahwa selama ini masalah kearsipan belum dikelola secara optimal, padahal jika kita lihat kembali ke belakang, betapa pentingnya arsip sebagai bukti dan data yang otentik, terutama jika kita ingin mencari dan menelusuri kembali berbagai dokumen penting dalam kaitan dengan sejarah terbentuknya Kabupaten Muara Enim, dan hal-hal lainnya berupa berbagai produk hukum dan sebagainya maka sering kesulitan untuk mencari dan menemukan kembali,” jelas dia.

“Disini kami sampaikan, khususnya kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muara Enim beserta segenap jajaran, saya berharap semoga masalah kearsipan di Kabupaten Muara Enim yang tugas pokok dan fungsinya kini melekat pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muara Enim dapat dilaksanakan dan dikelola dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Angga)

Bagaimana Menurut Anda