3 KUD Kebun Plasma Mitra Sampoerna Agro di Petir Tumbang Chipping Perdana Seluas 2.300 Ha

219

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – 3 Koperasi Unit Desa (KUD) kebun plasma yang bermitra dengan PT. Sampoerna Agro Tbk di Kecamatan Padamaran Timur (Petir) Kabupaten OKI, melakukan acara seremonial tumbang chipping perdana sebagai awal dalam melakukan replanting kebun kelapa sawit seluas 2.300 hektare (ha) yang sudah berumur lebih dari 25 tahun.

Seremonial tumbang chipping perdana tersebut dilakukan di areal kebun plasma petani yang terletak di Desa Sumber Hidup (SP1).

Acara ini dihadiri oleh Bupati OKI H. Iskandar SE, Dandim 0402 OKI Letkol Hendra Sahputra S.Sos MM, M.I.Pol, Regional Head Plantation Sampoerna Agro Eldi Nuzan, para kepala dinas di Pemkab OKI, Kapolsek Pedamaran Timur, Camat Pedamaran Timur, Kepala Desa Sumber Hidup, Kepala Desa dan Ketua KUD Gading Raja, Kepala Desa Tanjung Makmur, pengurus KUD, petani/anggota KUD, dan staf managemen Sampoerna Agro.

Ketua KUD Sumber Hidup Jayusman berterimakasih atas dukungan bupati untuk memperoleh bantuan dana BPDPKS. Dan atas bimbingan Dinas Perkebunan dan Peternakan, replanting kebun kelapa sawit kami akan dilaksanakan.

“Awalnya kami belajar bagaimana cara mendapatkan bantuan BPDKS, dan kami melakukan studi banding ke Muba terkait tata cara mendapatkan bantuan BPDKS. Saat itu proses pendaftaran masih manual, dan pengalaman di Muba sampai 20 kali perbaikan berkas di BPDPKS. Namun saat ini sudah online sehingga lebih mudah. Terimakasih atas peran dan dukungan Bapak Bupati yang telah mempercepat proses berjalannya pendaftaran replanting ke BPDPKS. Terimakasih juga kami ucapkan untuk Sampoerna Agro sebagai mitra strategis kami,” kata Jayusman.

Regional Head Plantation Sampoerna Agro, Eldi Nuzan menambahkan, pihaknya memiliki kebun plasma sekitar 41.000 ha yang terdiri dari plasma mandiri dan plasma single managemen. Hingga saat ini yang sudah melaksanakan replanting dan bermitra dengan Sampoerna Agro seluas 10.000 ha, dan target selanjutnya seluas 27.000 ha.

“Terimakasih kami sampaikan kepada Bapak Bupati OKI dan dinas yang telah mendukung program replanting. Kami mengucapkan terimakasih kepada 3 KUD atas kepercayaannya pada Sampoerna Agro untuk tetap menjadi mitra dalam proses replanting. Sampoerna Agro memiliki standar best management practice (BMP) dalam pengelolaan kelapa sawit dengan didukung sumber daya manusia yang berkualitas. Kami memiliki bibit unggul Sriwijaya yang memiliki produktifitas tinggi dengan pangsa pasar yang tinggi,” jelas dia.

“Bibit unggul Sriwijaya yang ditanam pada KUD Panca Sawit Makmur di Desa Balian Makmur, umurnya 36 bulan telah memiliki produksi 16 ton/ha/tahun, padahal kondisi tanah di OKI rata-rata masuk kelas 3, tetapi bibit unggul Sriwijaya mampu berproduksi maksimal,” tambah dia.

Eldi Nuzan menjelaskan bahwa Sampoerna Agro selain berperan dalam membangun kebun plasma, juga melakukan program CSR untuk masyarakat sekitar. Seperti program literasi di Pedamaran Timur (Petir), pembangunan SMP Plus Petir, pembangunan Pondok Pesantren Hidayatul Quran di Desa Sungai Ceper, Kecamatan Cengal, pengembangan ekonomi alternatif budidaya jamur merang di Mesuji, perbaikan jalan secara rutin dan lain sebagainya. Kita terus melakukan perbaikan untuk bermanfaat secara maksimal pada masyarakat sesuai dengan keterbatasan perusahaan.

Sementara itu, Bupati OKI H. Iskandar SE mengatakan bahwa replanting yang dilakukan oleh 3 KUD di Pedamaran Timur memperoleh dana bantuan BPDPKS sebesar Rp 72 miliar. Hal ini merupakan usaha yang sangat luar biasa yang dilakukan oleh KUD.

“Untuk itu, KUD harus memperkuat kelembagaannya agar pemberi pinjaman percaya dengan KUD, sehingga KUD bisa menjalankan replating dengan baik,” terang dia.

“Ada 7 KUD, dan baru 3 KUD yang memperoleh dana BPDPKS di Pedamaran Timur. Petani di luar KUD akan sulit untuk mendapatkan bantuan, dan saya berharap petani mandiri bisa segera bergabung dengan KUD. Replanting mandiri sangat beresiko untuk keberhasilannya, misalnya sumber benih, proses penanaman, perawatan, dan pemanenan bisa tidak maksimal hasilnya,” kata bupati.

“Tidak terbayangkan oleh kita bahwa semak belukar, hutan, dan rawa di Pedamara Timur ini bisa menjadi sumber kehidupan. Dengan semangat yang tinggi oleh pendahulu kita, saat ini kita sudah menuai hasilnya, sehingga putra-putri terbaik Pedamaran Timur sudah ada yang menjadi dokter, tentara, polisi dan lainnya,” jelas dia.

Bupati OKI menambahkan, kelapa sawit sudah menjadi tanaman penting dan unggulan bagi perekonomian.

“Kita terus melakukan pembangunan maksimal untuk Kabupaten OKI. Dulu jalan dari sini menuju Kayuagung melalui Sepucuk sangat sulit dilalui, namun saat ini kondisi jalan telah dibangun dan akses lebih lancar. Penerangan listrik di OKI telah mencapai 90%, dan hanya tersisa di wilayah-wilayah pesisir dan kita bantu dengan tenaga surya. Kita harus bersyukur dan tentunya menjaga lingkungan agar proses pembangunan berjalan lancar. Masyarakat Petir harus menjaga kondusifitas dan berpartisipasi dalam pembangunan. Kita juga memiliki program 1 Desa 1 PAUD untuk mencerdaskan generasi penerus kita,” terang bupati panjang lebar.

“Saya tahu betul Sampoerna Agro memproduksi bibit unggul yang menjadi kebanggaan Sumatera Selatan, dan tentunya bibit tersebut pasti dihasilkan oleh SDM yang unggul. Sinergisitas sangat perlu dari petani, bank, pemerintah dan perusahaan untuk mensukseskan replating sebagai karya pembangunan di Pedamaran Timur,” tambah bupati.

Selanjutnya acara tumbang chipping perdana dilakukan dengan melakukan potong tumpeng yang dilakukan Bupati OKI.

Bupati juga melakukan tumbang chipping perdana batang kelapa sawit menggunakan excavator didampingi oleh Dandim 0402 OKI dan RH Plantation Sampoerna Agro serta disaksikan seluruh undangan yang hadir. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda