Yakin Tak Rubah Hasil, Teguh Minta KPU Sekadau Segera Susun Jadwal Hitung Ulang Suara

79
Teguh Arif H. Ardianto

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengeluarkan keputusan atas gugatan pemohon paslon 02, pasangan Rupinus-Aloysius, dalam proses pemilukada Sekadau.

Dari sekian banyak putusan, yang cukup menonjol adalah penghitungan ulang perolehan suara paslon di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Belitang Hilir.

Menanggapi putusan tersebut, Teguh Arif H. Ardianto selaku Sekretaris Tim Koalisi Partai Pengusung dan Pendukung Paslon 01 Aron-Subandrio menilai, penghitungan ulang perolehan suara paslon di Kecamatan Belitang Hilir merupakan keputusan yang bijak untuk membuktikan kemurnian perolehan suara masing-masing paslon dan tidak berdampak signifikan terhadap total perolehan suara pasangan calon.

“Penghitungan ulang hasil pemungutan suara di tingkat TPS difokuskan pada perolehan suara masing-masing pasangan calon yang kemudian dituangkan dalam formulir C hasil,” papar Teguh.

Penghitunhan ulang perolehan suara paslon di Kecamatan Belitang Hilir diputuskan MK, disebabkan adanya pelanggaran administrasi oleh  PPK setempat. Sehingga pada saat pleno perolehan suara paslon di tingkat KPU ditemukan amplop formulir C hasil perolehan suara paslon tidak tersegel hologram yang wajib dipasang sesuai tata cara dan PKPU dalam pemilu.

“Kami yakin 100% tidak ada terjadinya perubahan perolehan hasil suara masing-masing paslon,” tambah Teguh.

Teguh mengaku siap mengikuti perintah MK. Namun terkait pelangaran administrasi tidak terpasangnya segel amplop formulir C hasil penghitungan suara PPK Belitang Hilir, ditegaskan Teguh, tidak dapat membuktikan adanya indikasi kecurangan tim paslon 01, Aron-Subandrio.

“Hasil jumlah perolehan suara yang tercatat di formulir C hasil penghitungan suara yang ditandatangani oleh semua saksi paslon di 65 TPS se-Kecamatan Belitang Hilir yang dipegang saksi paslon kami, sama dengan yang dipegang saksi paslo 02 dan sama dengan yang dipegang oleh KPU dan Bawaslu,” beber politisi Partai Nasdem itu.

Ia berharap, KPU Sekadau segera melakukan koordinasi kepada KPU Pusat, KPU Provinsi, Bawslu dan aparat keamanan untuk segera dilakukan penyusunan jadwal penghiutungan ulang di PPK Kecamatan Belitang Hilir.

Sesui perintah MK, penghitungan ulang tersebut dilaksanakan selambat-lambatnya 30 hari pasca putusan MK.

Menurut legislator Nasdem di DPRD Sekadau itu, semakin lamanya proses tahapan pemilukada berjalan, pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sekadau tidak bisa dilaksanakan secara efektif.

“Kami sangat berharap semua pihak nantinya dapat menerima hasil apapun dari proses penghitungan ulang yang diperintahkan MK, dan masyarakat Sekadau tidak terpecah belah pasca pelaksanaan pemilukada. Masyarakat harus dipersatukan dalam membangun Kabupaten Sekadau nantinya setelah ada bupati – wakil bupati defenitif yang baru,” papar Teguh. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda