Wakil Walikota Sidimpuan Dorong Kaum Pria Ikuti Program KB

50

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Wakil Walikota Padangsidimpuan Arwin Siregar mendorong kaum pria selaku suami di keluarga ikut serta untuk mensukseskan program keluarga berencana (KB).

Dorongan itu disampaikannya Kamis (26/11/2020) kemarin, pada saat meninjau pelayanan KB bergerak (Mobile) di wilayah perkotaan dengan mitra terkait, di rumah sakit umum (RSU) TNI AD di Losung Batu.

Tampak hadir Dandim 0212/Tapsel Letkol Inf. Rooy Chandra Sihombing, Kepala RSU TNI AD Mayor dr. Ucok Sagala, Wakil Ketua TP PKK Sidimpuan, Kepala BKKBN Sumut, dan Kadis Dalduk kota setempat.

Wakil Walikota Arwin Siregar menilai, dalam upaya membatasi jumlah kelahiran serta mengatur jarak kelahiran anak, termasuk program yang berupaya melibatkan partisipasi kaum laki-laki dalam kegiatan KB adalah bagian dari kebijakan antenatal.

Kebijakan antenatal dimaknai sebagai kebijakan yang dikembangkan oleh negara lewat pemerintah untuk membatasi dan mengatur kelahiran dengan tujuan untuk meningkatkan kesejaheraan keluarga.

“Program KB tidak hanya tanggung jawab dan urusan perempuan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama keluarga, termasuk suami,” kata Arwin.

Arti penting melibatkan dan mendorong keterlibatan kaum laki-laki dalam program KB ini sesungguhnya bukan hanya sebagai bentuk ataupun ekspresi dari tumbuhnya kesetaraan gender di kalangan warga.

“Akan tetapi, sekaligus juga merupakan langkah taktis untuk meningkatkan keberhasilan program pengendalian jumlah penduduk, khususnya di wilayah Kota Padangsidimpuan,” pungkas Arwin.

Untuk diketahui, layanan program KB untuk kaum pria ini dikenal dengan istilah vasektomi. Yakni metode kontrasepsi yang dilakukan dengan cara memotong saluran sperma (vas deferens) yang membawa sperma dari testis ke penis.

Dengan metode menyerupai sterilisasi ini, sperma tidak lagi keluar bersama air mani saat pria ejakulasi. Setelah vasektomi, seorang pria tetap bisa merasa ereksi bahkan ejakulasi. Ini karena vasektomi tidak akan mempengaruhi produksi hormon testosteron. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda