Tumpukan Sampah di Jalan Menuju Objek Wisata Butuh Perhatian Dinas Terkait

287

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Pemandangan tidak sedap di seputaran Jalan Desa Sei Buluh menuju Desa Sei Nagalawan Kecamataan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara berupa tumpukan sampah, butuh perhatian serius dari pemerintah setempat melalui dinas terkait.

Untuk itulah, Bupati Sergai Ir. H. Soekirman telah mencanangkan gema losari (gerakan masyarakat membuat lubang sampah di halaman rumah sendiri) pada setiap desa dan kecamatan.

Dedi (50), salah seorang warga di seputaran jalan tersebut saat dikonfirmasi oleh para awak media mengatakan, bahwa sepanjang jalan itu penuh dengan tumpukan sampah yang dibuang oleh para warga sekitar.

“Namun ironisnya, tidak pernah diangkut oleh dinas terkait ataupun dari pihak kecamatan dan pemerintah desa, bahkan dibiarkan begitu saja. Sehingga sampah semakin hari menumpuk di pinggir jalan tersebut,” kata dia, Rabu (19/6/2019).

Dedi berharap kepada dinas terkait menindaklanjuti permasalahan sampah tersebut, agar seputaran jalan yang merupakan akses menuju ke tempat objek wisata tersebut tampak bersih.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Sergai, H Panisean Tambunan saat dikonfirmasi, mengucapkan terimakasih atas laporan yang disampaikan oleh awak media terkait masalah sampah yang menumpuk di jalan tersebut.

Kadis juga menyebutkan, kita akan menindaklanjuti segera, karena kebersihan sebagian dari iman. Oleh sebab itu, kita harus berbenah dalam mengatasi masalah lingkungan ini supaya tetap bersih dan asri.

“Perlu diketahui bersama, bahwa tempat pembuangan akhir (TPA) kita tidak memenuhi standart, hanya luas 1 hektare di Cempedak Lobang, Sei Rampah,” jelas dia.

“Dalam waktu dekat akan kita lakukan pembangunan jalan agar mobil truk pengangkut sampah masuk ke TPA, sehingga sampah itu tidak dibuang ke jalan. Dan langkah selaniutnya, kita akan buat  TPA yang memenuhi syarat dan berkapasitas besar, sehingga dapat menampung sampah yang lebih banyak,” pungkas Kadis. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda