Terima Aspirasi Petani Milenial, Fraksi PKS Usulkan Raperda Lahan Abadi Keluarga

7

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung menerima aspirasi 5 orang dari Himpunan Petani dan Peternak Milenial Indonesia (HPPMI) Provinsi Lampung. Mereka mengadukan kondisi pertanian dan peternakan di Provinsi Lampung.

HPPMI Provinsi Lampung dipimpin Jazuli dalam pertemuan itu menjelaskan mengenai temuan-temuan di lapangan terkait kondisi pertanian.

“Kami miris, sesungguhnya potensi SDM Lampung cukup baik. Faktanya banyak alumni pertanian, putra para petani menempuh pendidikan tinggi khususnya di bidang pertanian. Namun setelah lulus, justru daftar ke perusahaan, tidak pulang kampung dan menggantikan orang tuanya. Sedangkan lowongan kerja kan terbatas,” jelas Jazuli melalui keterangan tertulisnya.

Bahkan menurut Jazuli, masih banyak lahan tidur di Bumi Ruwa Jurai yang belum dikelola secara baik.

“Tentu, sangat disayangkan banyak lahan tidur yang belum dioptimalkan. Nah, anak-anak muda yang telah menempuh pendidikan tinggi, seharusnya bisa mengelola lahan tidur, lahan produktif namun belum tergarap secara baik,” kata dia.

Merespons hal tersebut, anggota Fraksi PKS yang berada di Komisi II Heni Susilo, mengungkapkan kesamaan pandangannya terkait temuan-temuan di lapangan tersebut.

“Kami setuju dengan pandangan HPPMI bahwa persoalan SDM diantaranya tenaga muda yang enggan kembali ke kampung untuk bertani. Selain itu, kami yang juga memang petani, menemukan hal lain bahwa ada kalanya, seorang pemuda kembali ke kampungnya, tapi melihat kenyataan bahwa tanahnya sudah habis, entah karena ada keperluan mendesak atau dibagikan sebagai waris,” ungkap Heni.

Terkait hal tersebut, lantas Heni Susilo menawarkan, tentang hadirnya aturan daerah mengenai pentingnya lahan abadi keluarga, dimana misalnya ada tanah atau lahan keluarga, penting untuk menyisakan sebagian untuk lahan pertanian sebelum dibagikan sebagai waris.

“Ini agar ada keberlanjutan pertanian di keluarga tersebut, termasuk menyambut jika ada anggota keluarga yang masih muda ingin kembali bertani, mengelola lahan keluarga tersebut,” pungkas Heni Susilo. [Katrine]

Bagaimana Menurut Anda