Arif Tewas di Tangan Begal, Pelaku Terancam Penjara 20 Tahun

329

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Nangri (29), pelaku begal yang tercatat Warga Dusun 1 Desa Sungai Belida Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini akan dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun.

Hal tersebut dikatakan Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy didampingi Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto kepada awak media saat press conference yang digelar di Mapolres OKI, Senin (1/2) siang.

Karena, jelas Kapolres, pada hari Jumat (29/1) sekira pukul 19.00 Wib lalu di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Desa Muara Burnai Lempuing Jaya OKI, tersangka ini beraksi hingga menelan korban jiwa.

“Saat itu, korban Triyono (41), warga Blok D Desa Mulyaguna Kecamatan Teluk Gelam OKI, bersama anaknya dalam perjalanan hendak pulang menuju rumahnya di Desa Mulyaguna Teluk Gelam, lalu tiba – tiba datang dua orang pelaku,” ungkap Kapolres.

Lanjut Kapolres menceritakan, lalu memepet sepeda motor korban Triyono, dan menodongkan sajam ke arah korban, saat itu sambil berkata ‘berhenti, kau kutembak’. Sehingga korban terjatuh dan meninggalkan sepeda motornya di jalan.

“Pelaku Nangri mengambil kendaraan milik korban, sedangkan rekannya tetap menggunakan sepeda motor mereka lalu kabur. Usai para pelaku kabur, korban menghubungi keluarganya yang bernama Arif Safrizal (18), warga Desa Muara Burnai II Lempuing Jaya OKI untuk menghadang pelaku,” terang Kapolres.

Arif berhasil menemukan pelaku Nangri, karena pakai jaket levis, sesuai ciri-ciri yang dikatakan korban Triyono. Masih kata Kapolres lagi, kemudian Arif pun langsung mengejar dan menendang sepeda motor yang dikendarai pelaku Nangri sehingga terjatuh.

“Terjadilah perkelahian antara pelaku Nangri dengan Arif, mengakibatkan Arif mengalami luka di bagian kepala dan luka sayat bagian tangan kiri atau ketiak hampir lepas. Setelah dibawa ke rumah sakit dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kapolres.

Sekira pukul 20.00 Wib, anggota kita mendapat laporan tentang adanya pencurian dengan kekerasan. Lanjut Kapolres, kemudian Tim Gabungan Macan Komering Polres OKI mendatangi tempat kejadian dan menemukan pelaku yang saat itu tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Lalu dilakukan penggeledahan terhadap pelaku Nangri, dan didapati 1 unit sepeda motor milik korban, 1 bilah senjata tajam jenis pisau. Pelaku berikut barang bukti selanjutnya dibawa ke Mapolres OKI,” tandas Kapolres.

Tersangka Nangri ini, sambung Kapolres, juga merupakan DPO karena terlibat dalam perkara lain yaitu curas terhadap korban Suakat yang terjadi pada hari Ahad (22/11/2020) silam sekira pukul 04.30 Wib di Desa Muara Burnai Lempuing Jaya OKI.

“Ia beraksi bersama pelaku lainnya yaitu Reki Suprapto, yang telah ditahan di Polres OKI dalam tahap penyidikan. Dengan kerugian korban, 1 unit sepeda motor Jupiter Z warna hijau, sesuai dengan LP/B/296/XI/2020/ SUMSEL/RES OKI, tanggal 22 November 2020,” pungkas Kapolres. [Iwan]

Bagaimana Menurut Anda