Tagar #PLTABatangtoruLANJUTKAN Jadi Trending Topic Twitter

568
Lokasi PLTA Batangtoru di Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

NASIONAL, BERITAANDA – Dukungan kuat di dunia maya terkait pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air Batangtoru (PLTA Batangtoru), menjadi pembicaraan warganet di media sosial Twitter.

Bahkan, tanda pagar #PLTABatangtoruLANJUTKAN menguat pada Rabu 20 Februari 2019. Dan tercatat pukul 15.47 Wib, sempat menempati peringkat 2 di trending topik regional Indonesia di media sosial twitter.

Posting-posting di media sosial twitter tersebut membicarakan pentingnya agar pembangunan PLTA Batangtoru dilanjutkan. PLTA Batangtoru adalah PLTA dengan berkapasitas 510 MW yang berlokasi di Sungai Batangtoru, Desa Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

PLTA Batangtoru adalah merupakan bagian dari pelaksanaan program strategis nasional untuk mencapai target pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW, dan energi terbarukan yang ramah lingkungan, serta ditargetkan beroperasi pada 2022.

PLTA Batangtoru turut berkontribusi mengurangi resiko pemanasan global melalui pengurangan emisi karbon, sebagai langkah konkrit implementasi komitmen Paris yang telah diratifikasi pemerintah Indonesia melalui UU Nomor 16 tahun 2016.

Proyek ini akan memberikan kontribusi pengurangan emisi karbon sebesar 1,6- 2.2 MTon/tahun1 atau sebesar 4% dari target nasional.

Pakar komunikasi Wimar Witoelar mengatakan, hal terpenting yang harus diingat adalah bahwa PLTA Batangtoru berkomitmen menghadapi perubahan iklim. Demikian press release resmi yang Ia sampaikan kepada BERITAANDA, Kamis (21/2/2019).

Menurut Wimar, bila berkaca dari #PLTABatangtoruLANJUTKAN yang masuk pada peringkat 2 trending topik regional Indonesia di media sosial twitter, merupakan bukti nyata bahwa ada ribuan bahkan jutaan masyarakat yang membutuhkan keberadaan PLTA Batangtoru.

“Kalau sebuah proyek membantu mitigasi perubahan iklim, maka proyek itu adalah proyek yang baik. Kalau sebuah proyek menambah karbon, maka proyek itu buruk. Pegiat lingkungan seharusnya mendukung proyek yang ramah lingkungan,” sebut Wimar. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda