Sungai Batang Angkola Hanyutkan Bangunan Warga Pargumbangan

148

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Intensitas hujan lebat dan lama sejak Selasa (22/9/2020) malam hingga Rabu (23/9/2020) pagi melanda Kota Padangsidimpuan sekitar mengakibatkan permukaan sungai Batang Angkola yang melintas Kabupaten Tapanuli Selatan meluap.

Akibatnya, luapan air sungai merusak berbagai fasilitas bangunan yang ada di bantaran sungai seperti dek penahan tebing sepanjang lebih kurang 10 meter yang ada di Desa Pargumbangan Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Camat Angkola Muaratais AM. Fadhil Harahap mengungkapkan, luapan air sungai juga telah menghanyutkan satu unit kamar mandi warga milik Novri di desa tersebut. “Kejadiannya pagi tadi sekira pukul 05.00 Wib. Tidak ada korban dalam peristiwa itu,” ujarnya, Rabu (23/9/2020).

Menurut Fadhil, pihak pengairan dan irigasi dari Provinsi Sumatera Utara beberapa bulan yang lalu sudah pernah turun dan meninjau lokasi amblasnya dek penahan tebing dan kerawanan sepanjang daerah aliran sungai tersebut.

Hal ini berkaitan dengan banyaknya pondasi rumah masyarakat di bantaran sungai Batang Angkola atau persisnya di Desa Pargumbangan yang mulai tergerus air sungai, bahkan nyaris amblas ke dasar sungai Batang Angkola.

“Sejumlah rumah penduduk yang berlokasi di bantaran sungai Batang Angkola kondisinya saat ini sedang terancam. Apabila tidak segera ada perbaikan (perhatian), malapetaka itu bisa saja terjadi ditiap-tiap waktu,” sebut camat.

Sebelumnyanya, kata dia, sudah ada halaman belakang (dua kamar mandi) rumah warga di Desa Pargumbangan yang amblas dan hanyut bersamaan dengan derasnya arus sungai itu.

“Debit air Sungai Batang Angkola meningkat seiring banjir kiriman dari hulu sungai di Kota Padangsidimpuan. Jadi, manakala di daerah itu turun hujan deras, praktis permukaan air sungai Batang Angkola meningkat,” terangnya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda