Curah Hujan Tinggi dan Lama, Warga Goti Dilanda Panik

201
Ratusan rumah warga Desa Goti dan Manegen direndam genangan air setinggi lutut orang dewasa.

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Tingginya curah hujan, Selasa (22/9/2020) malam, yang mengguyur wilayah Kota Padangsidimpuan menyebabkan warga dua desa di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara dilanda kepanikan akibat dibayangi ancaman bencana alam.

Pasalnya, curah hujan sejak pukul 20.00 Wib, membuat Aek Siancimun dan Aek Aloban yang ada di sekitar desa meluap. Luapannya mulai menggenangi Desa Goti dan Manegen sekira pukul 21.30 Wib, sehingga merendam ratusan rumah di dua desa terujung Sidimpuan tersebut.

Kepala Desa Goti Muliadi mengatakan, meski tidak ada korban jiwa, namun intensitas hujan yang lama sempat memicu kepanikan warga sekitar. Seiring curah hujan, sepanjang itu mereka pun berjibaku mengevakuasi anak-anak, lansia, berikut harta benda warga ke tempat aman.

Meski sudah berulangkali dikeruk, menurut Muliadi, parit besar yang ada di pinggir jalan raya selalu tidak mampu menampung debit air dari hulu. Begitu paret meluap dan menggenangi badan jalan, maka dipastikan rumah warga ikut tergenang karena berada di bawah permukaan jalan.

“Yang paling terkena imbas dari banjir ini adalah warga kita yang kehidupannya bertumpu kepada hasil pertanian ataupun perkebunan. Air banjir kerap menyapu tanaman maupun tumbuhan mereka, sehingga kegagalan panen dan merugi ada di hadapan mata,” ujar Muliadi prihatin.

Terlepas dari itu, kehadiran Pemkot Padangsidimpuan berikut jajarannya di saat banjir datang dan sesudahnya, diakui warga setempat, memberikan mereka semangat untuk bangkit kembali dan tidak menyerah dengan apa yang mereka alami, menjadi langganan banjir tahunan.

Keesokan hari, Rabu (23/9/2020), masyarakat dipandu kepala desa dibantu petugas BPBD Padangsidimpuan melaksanakan gotong-royong bersih-bersih di rumah dan lingkungan desa dari sisa material banjir, seperti lumpur maupun kayu-kayu gelondongan berukuran kecil / besar.

“Dan Alhamdulillah, per hari ini seluruh warga sudah bisa melakukan aktivitasnya secara normal. Mudah-mudahan kita semua terjauhkan dari segala mara bahaya bencana yang tidak kita ingini. Tidak lupa, saya mengimbau warga agar tidak membuang sampah ke paret,” tandas kades. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda