Sindikat Perampok Lintas Provinsi Berhasil ‘Disikat’ Polres Asahan

206

ASAHAN-SUMUT, BERITAANDA – Empat (4) orang pelaku perampokan truk tangki pembawa minyak CPO dilumpuhkan dengan timah panas, karena mencoba melawan petugas dan berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap petugas Kepolisian Resor Asahan.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, SIK MH didampingi Wakapolres Kompol M. Taufik, Kabag Ops Kompol Marludin dan Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja saat menggelar temu pers di halaman Polres Asahan, Senin (7/10/2019), menjelaskan bahwa keempat pelaku ditangkap di lokasi berbeda. Yakni 2 orang pelaku berinisial ART dan AMT diringkus di Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan, 1 orang pelaku berinisial WS alias Wak Min ditangkat di Desa Petatal Kabupaten Batubara dan 1 orang lagi berinisial AS alias Andi diringkus di Kota Dumai Provinsi Riau.

“3 orang pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melawan petugas dan melarikan diri saat hendak ditangkap,” ungkap Kapolres.

Selanjutnya Kapolres menjelaskan, pada waktu melakukan aksinya pada hari Kamis (8/8/2019) lalu di jalan lintas Sumatera Desa Aek Loba Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan, keempat pelaku memiliki peran masing-masing. AS dan WS berperan menjadi penumpang truk tangki dan ART dan AMT mengikuti dari belakang dengan menggunakan mobil Avanza.

“Di tengah perjalanan, tepatnya di jalan lintas Sumatera Desa Aek Loba Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan, 2 orang pelaku yang mengikuti dari belakang dengan mobil Avanza kemudian menghentikan truk tangki tersebut. Saat itulah, 2 pelaku lain yang berpura-pura menjadi penumpang menarik supir truk dan mengikatnya dengan menggunakan lakban. Setelah berhasil menguasai truk tangki, sang sopir kemudian dibuang di Kecamatan Perdagangan Kabupaten Simalungun,” ungkap Kapolres.

Setelah menerima laporan dari korban, pada tanggal 1 Oktober 2018, lanjut Kapolres, Tim Jatanras Polres Asahan bersama personel Subdit III Jatanras Dit Krimum Polda Sumut menangkap 2 orang pelaku. Keduanya diringkus di Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dan meringkus seorang tersangka lain di Desa Petatal Kabupaten Batubara pada tanggal 2 Oktober 2019. Tersangka ini berperan sebagai pencari lokasi penjualan minyak CPO hasil curian tersebut. Seorang tersangka lain ditangkap di Kota Dumai Provinsi Riau hari Sabtu (05/10/2019) lalu. Tersangka berperan sebagai pembawa truk tangki tersebut.

“Jadi keempat pelaku ini merupakan pasangan bapak dan anak. Mereka juga sindikat perampok lintas provinsi dan sudah tiga kali melakukan perampokan truk tangki CPO. Truk tangki yang dirampok dibawa dan ditinggalkan di Kabupaten Langkat. Minyak CPO-nya juga dijual di daerah tersebut oleh seorang pelaku lain yang masih dalam pencarian (DPO),” paparnya.

ara pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda