Silaturahmi ke Polda Jambi, Kapolda Sumsel Bahas Penanganan Karhutla

118

PALEMBANG, BERITAANDA – Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S, MM silaturahmi ke Polda Jambi, dalam rangka koordinasi penanganan karhutla perbatasan Sumsel-Jambi, Sabtu (27/6/2020).

Kedatangan Kapolda Sumsel yang didampingi Irwasda Sumsel Kombes Pol. M. Indra Gautama, Dirlantas Kombes Pol. Juni dan Dirreskrimum Kombes Pol. Hisar Sialagan tersebut, disambut langsung orang nomor satu di Kepolisian Jambi Irjen Pol. Firman Santyabudi.

Dalam kunjungannya itu, Kapolda Sumsel melihat aplikasi ‘Asap Digital’ yang dimiliki Polda Jambi dalam memonitor dan memantau aktifitas karhutla di Provinsi Jambi.

Kunjungan yang bersifat formalitas ini sebagai sarana berbagi informasi dan menyamakan persepsi serta langkah-langkah untuk mengantisipasi terjadinya karhutla di kedua provinsi yang sangat rentan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau tahun ini, Kapolda Sumsel dan Jambi berkomitmen untuk membuat posko bersama pada pusat rawan karhutla, yakni di Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang berbatasan dengan wilayan Provinsi Jambi. Persiapan pembentukan posko tersebut dilakukan oleh Kapolda Sumsel dan Jambi disela-sela kunjungan tersebut.

Dalam kesempatan ini juga Kapolda Sumsel mendapatkan penjelasan tentang aplikasi Asap Digital dan peralatan kelengkapan dalam Penegakkan Hukum (Gakkum) Karhutla.

Kapolda Sumsel mengungkapkan, pihaknya perlu bersinergi dengan Polda Jambi dalam menghadapi karhutla yang biasanya terjadi saat musim kemarau. Mengingat secara geografis Provinsi Sumsel bersebelahan dengan Provinsi Jambi.

Kapolda Sumsel berharap, dengan pertemuan ini dapat meminimalisir terjadinya karhutla di wilayah Sumsel-Jambi, terutama di daerah perbatasan kedua provinsi.

“Karena seperti kita ketahui, Sumsel dan Jambi memiliki wilayah yang sebagian besar hutan dan lahan sehingga sangat rentan munculnya titik api, apalagi memasuki musim kemarau ini nanti. Kesiapan personel dengan pembangunan posko dan aplikasi digital yang dimiliki ini sangatlah penting untuk mengetahui secara cepat apabila terjadi kebakaran sehingga bisa segera dilakukan tindakan pemadaman di lokasi tersebut,” ujarnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda