Satgassus Percepatan Penanganan Covid-19 di Kepulauan Nias Resmi Dibentuk

12

GUNUNGSITOLI-SUMUT, BERITAANDA – Dalam rangka optimalisasi percepatan penanganan Covid-19 di Kepulauan Nias, saat ini telah dibentuk Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Percepatan Penanganan Covid-19 se-Kepulauan Nias, Jumat (25/9/2020).

Satgassus di bawah Komandan Korem 023/ Kawal Samudera Kolonel Inf. Febriel Buyung Sikumbang, SH, MM yang telah dibentuk akan melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan yang dipimpin oleh Kepala Staf Distrik Militer 0213/Nias Mayor Arm Utuh Saragih bersama dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Gunungsitoli Onahia Telaumbanua, ST, MT.

Kasdim 0213/Nias dalam arahannya menyampaikan bahwa Tim Satgassus yang telah dibentuk akan beroperasi mulai hari ini. Salah satu dari tim yang membidangi sosialisasi di wilayah Kota Gunungsitoli akan memberikan imbauan tentang protokol kesehatan yang dilakukan secara orasi keliling maupun sosialisasi di tempat-tempat strategis lainnya, seperti di simpang jalan, pusat pertokoan, pasar, maupun di kerumunan orang banyak dengan memberikan teguran secara lisan ataupun sanksi sosial kepada warga yang masih belum patuh dalam mengikuti protokol kesehatan.

“Tim juga akan memberikan semangat bagi keluarga yang sudah terkonfirmasi Covid-19 agar tetap tabah dan sabar menghadapi situasi saat ini serta mengimbau agar keluarga menyerahkan penanganannya kepada Satgassus untuk pemulihan kesehatan melalui isolasi di tempat yang sudah disediakan oleh Satgassus Covid-19 se-Kepulauan Nias,” papar Kasdim.

Tim yang terlibat terdiri dari personel TNI, Polri, ASN Diskominfo Kota Gunungsitoli, dan Organisasi masyarakat / kepemudaan se-Kota Gunungsitoli seperti Pemuda Peduli Nias (PPN), Pramuka Sakawira Kartika Kodim 0213 Nias, KNPI, FKPPI, GMKI, Pemuda Pancasila, dan Ikatan Pemuda Karya (IPK).

Dalam kegiatan sosialisasi yang telah dilakukan oleh Satgassus selama 4 (empat) hari berturut-turut, masih menemukan adanya warga yang masih belum patuh dalam mengikuti protokol kesehatan, terutama penggunaan masker.

Operasi ini terus dilakukan sampai tanggal 5 Oktober 2020 dengan harapan bahwa warga sudah sadar dan patuh mengikuti protokol kesehatan demi menyelamatkan masyarakat se-Kepulauan Nias agar bebas Covid-19, berpredikat zona hijau kembali. [Ganda]

Bagaimana Menurut Anda