Reseller WiFi Diduga Menjamur di Kerinci dan Sungai Penuh, Pengawasan Indibiz Dipertanyakan

22

KERINCI, BERITAANDA – Keberadaan reseller WiFi yang diduga beroperasi tanpa mengikuti ketentuan resmi di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh kembali menjadi sorotan. Aktivitas yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun itu memunculkan sejumlah pertanyaan terkait pengawasan, kualitas layanan internet, hingga penataan kabel jaringan di lapangan.

Sejumlah masyarakat mengeluhkan kualitas jaringan internet IndiHome yang dinilai mengalami penurunan dibeberapa wilayah. Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan apakah keberadaan reseller WiFi yang diduga tidak resmi turut berkaitan dengan kualitas jaringan yang dirasakan pelanggan.

Namun, hubungan antara keberadaan reseller tersebut dengan penurunan kualitas jaringan hingga kini belum terverifikasi dan masih memerlukan penjelasan dari pihak terkait.

Sorotan masyarakat tidak hanya menyangkut kualitas layanan. Persoalan lain yang terlihat disejumlah lokasi adalah pemasangan kabel jaringan yang dinilai semrawut, termasuk kabel komunikasi yang melilit atau menumpang pada tiang milik PLN.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu estetika lingkungan dan menyulitkan proses pemeliharaan infrastruktur kelistrikan. Jika ditemukan pemasangan kabel yang tidak sesuai standar maupun prosedur, kondisi itu perlu mendapat perhatian dari pihak yang berwenang demi menjaga keselamatan dan ketertiban jaringan utilitas.

Hal yang kemudian menjadi pertanyaan masyarakat adalah mengapa aktivitas reseller WiFi yang diduga tidak memenuhi ketentuan dapat berlangsung dalam waktu cukup lama tanpa adanya penertiban yang dinilai menyeluruh.

Sorotan pun mengarah pada sistem pengawasan dan pembinaan yang dilakukan pihak Indibiz di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Di tengah kondisi tersebut, muncul pula dugaan adanya hubungan khusus antara oknum Tim Leader (TL) dengan reseller tertentu. Dugaan ini belum terverifikasi dan perlu mendapatkan klarifikasi serta pemeriksaan internal secara objektif agar tidak berkembang menjadi persepsi adanya perlakuan khusus terhadap reseller tertentu.

Jika dalam pemeriksaan internal nantinya ditemukan pelanggaran atau adanya pihak internal yang memberikan kemudahan kepada reseller yang tidak memenuhi ketentuan, manajemen Indibiz tentu memiliki kewenangan untuk mengambil langkah sesuai aturan perusahaan.

Masyarakat berharap Indibiz tidak hanya melakukan pengawasan dari sisi administrasi, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap reseller yang beroperasi di Kerinci dan Sungai Penuh.

Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk memastikan status legalitas reseller, sumber jaringan yang digunakan, izin atau ketentuan pemasangan kabel, serta kepatuhan terhadap standar teknis dan regulasi yang berlaku.

Selain itu, PLN juga diharapkan dapat melakukan pengecekan dan penertiban apabila ditemukan kabel komunikasi yang dipasang tidak sesuai ketentuan pada tiang maupun infrastruktur kelistrikan milik PLN.

Persoalan ini dinilai tidak bisa dipandang sebelah mata karena menyangkut kenyamanan pelanggan, keselamatan infrastruktur, ketertiban jaringan utilitas, serta terciptanya persaingan usaha yang sehat.

Masyarakat juga meminta manajemen Indibiz mengevaluasi kinerja Tim Leader (TL) di wilayah tersebut, terutama menyusul munculnya dugaan adanya hubungan khusus dengan reseller tertentu.

Sejumlah pertanyaan kini muncul di tengah masyarakat, apakah keberadaan reseller WiFi yang diduga tidak sesuai ketentuan selama bertahun-tahun luput dari pengawasan?. Mengapa penertiban belum dilakukan secara menyeluruh?. Dan benarkah terdapat oknum TL yang diduga memiliki hubungan khusus dengan reseller tertentu?.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut masih menunggu jawaban dan klarifikasi resmi dari pihak Indibiz.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Indibiz belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keberadaan reseller WiFi yang tidak sesuai ketentuan maupun persoalan pemasangan kabel jaringan di wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda