Rasa Bangga dan Haru, MTsN 1 Kerinci Lepas Siswa Kelas IX Tahun Pelajaran 2025–2026

81

KERINCI, BERITAANDA – Sebanyak 98 siswa-siswi kelas IX MTsN 1 Kerinci resmi dilepas pihak sekolah dalam acara perpisahan yang berlangsung penuh haru dan kebanggaan di halaman sekolah setempat. Kegiatan tersebut menjadi momen istimewa bagi para siswa, guru, dan orang tua setelah para siswa berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik, Selasa (12/5/2026).

Dalam kegiatan pelepasan yang sederhana namun penuh makna itu, turut hadir Kepala Sekolah, Kepala Kemenag Kabupaten Kerinci, enam kepala desa se-Kemantan, Babinkamtibmas, Babinsa setempat, dewan guru, ketua komite sekolah, serta para wali murid yang memberikan doa dan dukungan kepada siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Kepala Sekolah MTsN 1 Kerinci Khustian S.Pd M.Pd dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas perjuangan dan prestasi para siswa selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Ia berharap seluruh siswa dapat menjaga nama baik sekolah dan terus semangat meraih cita-cita.

“Kami bangga melihat kalian tumbuh dan berhasil menyelesaikan pendidikan di sekolah ini. Teruslah belajar, berusaha, dan jadilah generasi yang membanggakan keluarga, sekolah, serta daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Kerinci H. Pahrizal S.Ag MM dalam sambutannya menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan kepala sekolah yang baru. Ia optimistis MTsN 1 Kerinci mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain di Kabupaten Kerinci maupun Kota Sungai Penuh.

“Atas nama Kemenag Kerinci, kami menitipkan MTsN 1 Kerinci ini. Kami yakin dan percaya bahwa kepala sekolah yang baru dapat memajukan sekolah ini. Mudah-mudahan MTsN 1 Kerinci mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” harapnya.

Salah seorang siswa mengaku bahagia sekaligus sedih karena harus berpisah dengan teman dan guru yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya.

Acara ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan pengalungan medali kepada siswa kelas IX serta sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan terakhir sebelum para siswa melangkah menuju masa depan yang lebih cerah. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda