Raperda APBD Sekadau 2020 Akhirnya Ditetapkan

603
Penandatanganan nota kesepakatan bersama Bupati dan DPRD Sekadau tentang Perda APBD tahun 2020. (BERITAANDA)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Bupati Kabupaten Sekadau bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (PPRD) menetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran (TA) 2020, Kamis, (26/9/2019) siang.

Ketua DPRD Sekadau Albertus Pinus menyampaikan bahwa sesuai peraturan pemerintah dalam penetapan ABPD, bupati selaku eksekutif pemerintah menyerahkan rancangan kepada DPRD untuk mendapatkan tanggapan, masukan serta saran dari dewan.

Rancangan APBD, dikatakan Pinus, selanjutnya ditetapkan dan diputuskan bersama DPRD untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah. “Serta akan dievaluasi oleh gubernur dan Mendagri,” sambungnya.

Sementara itu, Bupati Rupinus menegaskan rancangan APBD tahun anggaran 2020 menjadi starting poin dari siklus managemen pemerintahan. Kemudian pembangunan daerah, yakni tahap perencanaan dan penganggaran yang telah disepakati dan akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“Sebagaimana telah disepakti dalam KUA-PPAS, bahwa rancangan perda tahun 2020 dianggarkan dalam keadaan berimbang sebagai salah satu upaya bersama untuk menjaga postur anggaran APBD,” kata dia.

Hal ini, dijelaskan bupati, agar tetap sehat dan mengurangi dampak pengurangan atau penundaan pelaksanaan program dalam kegiatan tahun berjalan akibat tidak tercapainya proyeksi pendapatan maupun penerimaan pembiayaan.

“Menjadi harapan bersama program dan kegiatan yang telah disepakati berdasarkan saran dan masukan anggota DPRD dalam rancangan perda tentang APBD tahun 2020 mencerminkan program-program kegiatan prioritas yang ingin dicapai pemerintah daerah,” paparnya.

Secara umum, diketahui nilai APBD tahun anggaran 2020 Kabupaten Sekadau terdiri dari, pendapatan asli daerah senilai Rp57.415.690.478.78, dana perimbangan Rp842.006.119.289.00, lain – lain pendapatan yang sah Rp151.202.086.041.45, jumlah pendapatan Rp1.050.623.895.809.23, belanja tidak langsung Rp465.133.101.565.49, belanja langsung Rp585.490.794.243.74, serta jumlah belanja Rp1.050.623.895.809.23. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda