Proyek JTTS Bangkitkan Kawasan Ekonomi Baru di Kabupaten OKI

233

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Proyek strategis nasional Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) yang kini tengah dikebut pemerintah diharapkan tidak hanya memperlancar konektivitas, namun juga membangkitkan kawasan ekonomi baru seperti di Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumsel yang diproyeksi bakal menjadi gerbang ekonomi di bagian selatan Pulau Sumatera.

Demikian disampaikan ekonom dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi Pembangunan Universitas Indonesia, Khoirunnurofik, Ph. D saat melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan jajaran Pemkab OKI, dalam rangka penyusunan naskah akademik pengembangan kawasan strategis di kawasan sekitar trans Sumatera, bertempat di kantor Bupati OKI, Senin (23/9/2019).

“Kawasan ini (OKI) memiliki keunggulan untuk menjadi pusat perdagangan, jasa, industri, pemukiman perkotaan, serta sebagai outlet barang unggulan kelapa sawit, karet, maupun hasil pertanian dan perikanan,” ungkap Nurrofik.

Dia menjelaskan, pihaknya (FEB UI) diminta pemerintah untuk melakukan pendampingan kepada daerah penyangga seperti OKI dalam upaya penyusunan kebijakan pengembangan kawasan khusus pertumbuhan ekonomi baru yang didorong oleh pembangunan infrastruktur nasional.

“Kami akan membantu pemerintah daerah dalam mengidentifikasi dan mengoptimalkan potensi ekonomi fiskal dan bisnis baru berkat adanya JTTS untuk menghasilkan keuntungan bagi para stakeholder, baik itu pusat dan daerah,” tukasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) OKI H. Husin, S. Pd MM mengungkap kehadiran JTTS di wilayah OKI telah memberikan dampak signifikan terhadap daerah tersebut.

“Yang pasti, harga tanah terus naik. Ini tol belum beroperasi. Kami yakin ke depan akan lebih memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat OKI,” jelas Husin.

Husin mengatakan, Pemkab OKI terus berupaya menangkap peluang dengan adanya proyek strategis nasional di wilayah ini. “Jangan sampai kita hanya jadi penonton. Dari pemkab kita sudah ikut sertakan modal untuk tol Kayuagung-Palembang, karena pengelolaannya bersifat unisolicated,” kata Husin.

Husin menjelaskan beberapa potensi yang dimiliki oleh Kabupaten OKI, diantaranya di sektor pertanian, perkebunan, perikanan juga pariwisata.

“Kita berharap dengan adanya tol ini akan tumbuh industri hilir dari hasil sawit, karet karena potensi kami besar di sektor itu,” jelas Husin.

Husin juga berkeyakinan seiring dengan program pemerintah untuk menumbuhkan kawasan metropolitan baru, OKI juga akan menjadi kawasan residential dan pariwisata.

“Pusat sudah mencanangkan pengembangan metropolitan baru, Patung Agung Raya (Palembang, Betung, Kayuagung, Indralaya) maka daerah ini akan berkembang menjadi kota satelit dan kawasan pemukiman,” ungkapnya.

Ia juga memproyeksi JTTS juga dapat membuka potensi pesisir timur OKI yang kaya akan potensi bahari.

“Pak Bupati juga menggagas jalan trans pesisir timur yang akan terkoneksi ke Jembatan Bangka-Sumsel, ini akan membuka peluang potensi bahari di OKI,” tutupnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda