Produk Unggulan Daerah Tapsel Mampu Geliatkan Perekonomian

518

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Tapanuli Selatan (Tapsel) memiliki produk unggulan yang sangat menjanjikan, baik di sektor pertanian maupun di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Berbagai produk ini apabila dikembangkan secara bertahap, diyakini siap berdaya saing di pasaran.

“Apalagi, ketersediaan sumber daya alam (bahan baku) produk unggulan kita juga memadai,” kata Bupati Tapsel melalui Sekda Parulian Nasution, pada rapat pembahasan dan penentuan produk unggulan daerah, di aula kantor Bappeda, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Selasa (3/12/2019).

Penghasil produk unggulan di Kabupaten Tapsel, jelas Parulian, terbagi dalam tiga zona. Yakni Sipirok (zona I) area penghasil kopi, buah-buahan, sayur-sayuran, gula aren, dan kain tenun. Batang Toru (zona II) penghasil salak, ikan saleh merah/jurung, kain batik, dan beras organik. Seterusnya, Batang Angkola (zona III) area industri pandai besi.

“Untuk kopi, kita sudah memiliki produk unggulan kopi Sipirok sejak dahulu. Dimana kopi ini sudah memiliki sertifikat indikasi geografis (IG), atau hak paten dari pemerintah pusat. Cita rasanya sudah sangat mendunia ke berbagai negara. Sebut saja di Belanda, Australia, Oman, Japan, serta belahan dunia lainnya,” jelasnya.

Pun demikian dengan Salak Tapanuli Selatan dan turunannya. Tidak ketinggalan produk gula aren Sipirok yang terkenal sangat manis. Kesemuanya, kata Parulian, sudah sangat terkenal sejak dahulu kala di hampir seluruh pulau di Indonesia.

“Adanya berbagai produk unggulan itu, diharapkan kepada seluruh pemangku kepentingan supaya bersama-sama bergerak agar bagaimana produk unggulan dari ketiga zona yang akan di SK-kan oleh bupati, nantinya betul-betul dapat mendorong supaya lebih maju dan berkembang,” harap sekda.

Semisal peran Dinas Perdagangan, Koperasi UKM, Dinas Perindustrian, BUMD dan pihak terkait lain, agar selalu mendorong produk-produk itu dengan cara menawarkan pemasarannya kepada mitra-mitra perusahaan yang lebih besar. Yang pada gilirannya mendongkrak sentra kewirausahaan.

“Dengan meningkatnya sentra kewirausahaan, maka akan meningkat pula Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) kita. Juga perekonomian masyarakat Tapsel akan tumbuh,” ujar Parulian dihadapan peserta rapat, diantaranya Kepala Bappeda Abadi Siregar, pimpinan OPD, camat, dan Irsan Bahrinul Nasution selaku narasumber. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda