Polisi Penggerak Ketahanan Pangan, Polsek Pedamaran Timur Dampingi Perkebunan Jagung Warga di Sumber Hidup

14

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan jajaran Polsek Pedamaran Timur. Pada Kamis (5/11/2026), Kanit Binmas bersama Bhabinkamtibmas Polsek Pedamaran Timur melaksanakan kegiatan program 1 berupa pengecekan dan pendampingan lahan pekarangan pangan bergizi di Desa Sumber Hidup, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut, merupakan bagian dari peran Polri sebagai polisi penggerak dalam mendukung program ketahanan pangan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan program pemerintah di bidang pangan berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat hingga ke pelosok desa.

Dalam kegiatan tersebut, Kanit Binmas bersama Bhabinkamtibmas menyambangi langsung lahan pekarangan milik Paiman, warga Desa Sumber Hidup. Di lahan tersebut, Paiman mengembangkan tanaman jagung dengan memanfaatkan pekarangan di sekitar rumahnya.

“Lahan perkebunan yang dikelola tersebut memiliki luas sekitar 4 x 10 meter. Saat ini, tanaman jagung milik Pak Paiman tengah memasuki masa pertumbuhan sehingga memerlukan perawatan dan pendampingan secara intensif agar dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang maksimal,” ujar Kapolsek Pedamaran Timur IPTU Gema Umbara, Jumat (6/11/2026).

Petugas melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi pertumbuhan tanaman jagung, mulai dari kesuburan tanah, kecukupan air, hingga potensi serangan hama. Selain itu, petugas juga memberikan pendampingan, motivasi, dan edukasi kepada pemilik lahan mengenai pentingnya perawatan secara konsisten, pemupukan yang tepat, serta pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi sekaligus bernilai ekonomi.

“Program ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin mengajak warga agar tidak membiarkan pekarangan rumah kosong dan tidak produktif. Dengan menanam jagung seperti yang dilakukan Pak Paiman, kebutuhan pangan keluarga dapat terpenuhi. Bahkan, jika hasil panennya berlebih, bisa menjadi tambahan penghasilan,” tandasnya.

Menurutnya, Paiman menyambut baik kehadiran Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas. Ia mengaku sangat terbantu dan semakin termotivasi dengan adanya pendampingan langsung dari pihak kepolisian. Perhatian yang diberikan tersebut membuat dirinya semakin bersemangat merawat tanaman hingga masa panen tiba.

Selain melakukan pengecekan, kegiatan tersebut juga diisi dengan dialog hangat antara petugas dan warga. Berbagai hal dibahas, mulai dari kendala dalam bercocok tanam, cara mengatasi serangan hama, hingga harapan warga agar program pendampingan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin,” tuturnya.

Ia menambahkan, kegiatan pendampingan pekarangan pangan bergizi tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat dapat menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan kemandirian pangan. Melalui pendekatan humanis dan kehadiran langsung di lapangan, Polsek Pedamaran Timur berharap semakin banyak warga yang tergerak memanfaatkan pekarangan rumah menjadi lahan produktif.

“Ke depan, Polsek Pedamaran Timur berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan di desa-desa lain di wilayah Kecamatan Pedamaran Timur. Tujuannya agar ketahanan pangan di Kabupaten OKI semakin kuat, yang dapat dimulai dari pemanfaatan pekarangan rumah warga sendiri,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda