Polda Sumsel Komitmen Berantas Segala Bentuk Premanisme di Wilayah Sumatera Selatan

16

PALEMBANG, BERITAANDA – Diduga melakukan tindakan premanisme dan pungli terhadap kendaraan truk muatan semen dan CPO di Simpang Pelabuhan Perahu Layar Pinishi Kelurahan Sei Selincah Kecamatan Kalidoni Palembang, Selasa (15/6) sekitar pukul 13.30 WIB. Tujuh [7] orang pria diamankan Unit Intelair Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Sumsel.

Ketujuh pria tersebut antara lain Iskandar (38) warga Jalan Mayor Zein Lorong Musi Bahagia Kecamatan Kalidoni, Robi Iswanto (42) warga Jalan Mayor Zein Lorong Tiga Sekata Kecamatan Kalidoni, Andriyadi (48) warga Jalan Pinishi Kecamatan Kalidoni, Rian Rusdi (35) warga Jalan Mayor Zein Lorong Tiga Bersama Kecamatan Kalidoni, Endang (46) warga Jalan Mayor Zein Sei Lais Kecamatan Kalidoni, Asnawi (33) warga Jalan Pinishi Kecamatan Kalidoni dan Marta Dinata (34) warga Jalan Pinishi Kecamatan Kalidoni Palembang.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S MM melalui Kabid Humas Kombes Pol. Drs. Supriadi MM membenarkan adanya penangkapan tujuh orang tersebut.

“Anggota kita mendapat informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi aksi premanisme dan pungli terhadap sopir truk pengangkut semen dan CPO dari Pelabuhan Perahu Layar Pinishi Sei Lais Palembang,” ujarnya, Kamis (17/6).

Kemdian beberapa jam setelah kejadian, tepatnya pukul 15.30 WIB, anggota langsung melakukan under cover di wilayah Simpang Pelabuhan Pinishi Sei Lais Palembang dengan cara ikut di dalam mobil truk yang bermuatan semen.

“Kemudian setiba di Simpang Pinishi, anggota kita melihat hal itu adanya tindakan pungli yang dilakukan oleh beberapa orang terhadap sopir truk yang ditumpangi oleh anggota intelair yang sedang under cover,” ungkapnya.

Lalu sekitar pukul 16.30 WIB, Tim Unit Intelair yang dipimpin langsung Kasi Intelair AKP Beni Wijaya SH beserta anggota patroli Dit Polairud Sumsel melakukan swiping di lokasi yang diduga sering dijadikan tempat aksi premanisme dan pungli yang berada di simpang pelabuhan perahu layar Pinishi Sei Lais Palembang.

Kemudian tim menemukan dan mengamankan sebanyak tujuh orang yang berada di lokasi tersebut, yang diduga sering melakukan aksi premanisme dan pungli di seputaran Sei Lais Palembang.

Dari tiap mobil truk yang melintas dimintai oleh para pelaku sebesar Rp 2.000 hingga Rp 5.000. “Untuk barang bukti yang kita amankan berupa uang tunai Rp 106.000,” tambahnya.

Kombes Pol Supriadi menegaskan, pemberantasan pungli dan premanisme tidak akan berhenti disini saja.

“Ini baru awalnya saja, kita akan terus melakukan pemberantasan segala macam bentuk premanisme hingga pungli, sehingga wilayah Sumsel akan aman dan zero premanisme serta pungli,” tukasnya. [Iwan]

Bagaimana Menurut Anda