Penemuan Jenazah di Sungai Musi Terungkap, Polisi Imbau Masyarakat Tingkatkan Pengawasan Keluarga

0

PALEMBANG, BERITAANDA – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Satpolairud Polrestabes Palembang berhasil mengungkap identitas jenazah perempuan yang ditemukan mengapung di perairan Sungai Musi, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang.

Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui berinisial IS (34), seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

Jenazah ditemukan pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Penemuan bermula ketika dua orang saksi berinisial T (37) dan R (23), yang tengah bekerja di atas kapal tongkang pengangkut pasir, melihat sesosok tubuh perempuan mengapung dalam posisi tertelungkup di aliran Sungai Musi. Menyadari adanya kejadian tersebut, keduanya segera melaporkan temuan itu kepada personel Satpolairud Polrestabes Palembang.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Unit Gakkum dan Unit Patroli Satpolairud Polrestabes Palembang segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi, mengamankan tempat kejadian perkara, serta berkoordinasi dengan Tim Identifikasi dan Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang guna memastikan identitas korban.

Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa korban telah dilaporkan hilang sejak Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan keterangan keluarga, korban saat itu hendak mandi di sungai yang berada di belakang rumahnya di Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin. Salah seorang anggota keluarga sempat melarang korban mandi di sungai dan berniat mengambilkan air ke dalam bak mandi. Namun, saat kembali, korban sudah tidak berada di lokasi sehingga keluarga langsung melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Hasil pemeriksaan juga mengungkap bahwa korban memiliki kondisi kesehatan tertentu serta keterbatasan fisik dalam berjalan. Setelah dilakukan pencocokan berdasarkan ciri-ciri fisik, keterangan keluarga, serta hasil identifikasi, kepolisian memastikan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan IS yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan SIK MH melalui jajaran penyidik menyampaikan, bahwa seluruh rangkaian penanganan dilakukan sesuai prosedur, mulai dari penerimaan laporan masyarakat, proses evakuasi, identifikasi korban, hingga penyerahan jenazah kepada pihak keluarga.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH menegaskan, bahwa Polri berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat guna memberikan kepastian informasi sekaligus pelayanan yang profesional dan humanis.

“Kami memastikan setiap laporan yang diterima ditangani secara cepat, profesional, dan humanis. Kolaborasi antara masyarakat dengan kepolisian menjadi faktor penting dalam mempercepat proses evakuasi dan identifikasi sehingga keluarga dapat segera memperoleh kepastian mengenai keberadaan korban,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Polda Sumatera Selatan turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga, khususnya anak-anak, lansia, maupun penyandang kondisi kesehatan khusus saat beraktivitas di sekitar sungai atau perairan terbuka.

Masyarakat diharapkan segera menghubungi layanan darurat Call Center Polri 110 atau kantor kepolisian terdekat apabila menemukan situasi yang memerlukan kehadiran aparat kepolisian.

Langkah cepat yang dilakukan jajaran Polrestabes Palembang merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat melalui penanganan setiap laporan secara profesional, responsif, dan transparan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda