Pemkot Gunungsitoli Launching Pinjaman Dana Bergulir

316

GUNUNGSITOLI-SUMUT, BERITAANDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Gunungsitoli launching perdana pinjaman dana bergulir tahun 2019 yang dilaksanakan di ruang rapat lantai dua kantor walikota setempat, Senin (24/6/2019).

Walikota Gunungsitoli Ir. Lakhamizaro Zebua menyampaikan bahwa pemberian dana bergulir merupakan implementasi visi misi kami yang bertujuan untuk menambah penguatan permodalan serta peningkatan kemampuan koperasi dan usaha mikro menuju usaha yang mandiri.

Lanjutnya, Pemkot Gunungsitoli akan terus hadir dan berkomitmen dalam membina koperasi dan usaha mikro melalui berbagai kebijakan dan program, termasuk dana bergulir yang telah diatur dalam Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang pengelolaan dana bergulir bagi koperasi dan usaha mikro.

“Dengan ketersediaan dana bergulir ini merupakan bentuk perhatian yang serius pemkot agar koperasi dan usaha mikro dapat mengembangkan usaha menjadi lebih maju,” ungkap walikota.

Walikota Gunungsitoli juga menghimbau kepada UPTD sebagai pengelola dana bergulir harus berusaha keras mewujudkan motto tri sukses, yaitu sukses penyaluran, sukses pemanfaatannya dan sukses pengembaliannya. Ketiganya harus diwujudkan secara serentak, meskipun demikian penyelenggara pengelolaan dana bergulir akan menggunakan prinsip kehati-hatian dalam dalam pengelolaannya.

“Pemkot menyediakan dana ini tidak semata-mata mencari profit atau keuntungan, tetapi lebih diutamakan untuk pengembangan usaha koperasi dan usaha mikro. Hal ini dibuktikan dengan suku bunga yang tergolong rendah, yaitu 6% dengan memberikan masa tenggang 2 (dua) bulan terhitung pada saat pinjaman diberikan. Dan untuk tahun yang akan datang, pemkot masih menyediakan dana bergulir melalui APBD,” terangnya.

Walikota berpesan kepada debitur, baik itu koperasi maupun pengusaha mikro agar pempergunakan dana pinjaman ini benar-benar dimanfaatkan untuk penambahan modal usaha pasti, bukan hanya sekedar memenuhi gaya hidup yang konsumit.

“Kami berharap kepada debitur agar menjadi debitur yang baik, dan tidak terjebak kredit macet. Jangan menghindari kewajiban melakukan pengembalian, bayar tagih tepat waktu. Karena kredit macet merupakan akar masalah, sehingga dapat menghambat ekspansi kredit itu sendiri. Karakter debitur merupakan salah satu pertimbangan yang terpenting dalam memutuskan pemberian kredit, selalu memegang teguh janjinya, selalu bersedia dan berusaha melunasi utang-utangnya tepat waktu,” harap orang nomor satu di Kota Gunungsitoli ini.

Walikota menghimbau kepada seluruh camat, lurah, kepala desa dan pimpinan organisasi keagamaan untuk menyampaikan informasi tentang dana bergulir ini kepala pelaku usaha yang ada di wilayah Kota Gunungsitoli.

Sementara itu, Kepala UPTD Pengelola Dana Bergulir Kota Gunungsitoli, Torotodo Zega, dalam laporannya menyampaikan bahwa sampai saat ini 119 calon debitur yang berminat dan sedang melengkapi dokumen-dokumen persyaratan.

Jelasnya lagi, dalam program pinjaman dana bergulir tersebut, Pemkot Gunungsitoli menjalin dan melakukan kerjasama dengan pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Gunungsitoli dalam menyalurkan dan menampung pengembalian pinjaman dana bergulir ini. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda