Pemkab OKI-PLN Kejar Target Rasio Desa Berlistrik

14

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir [Pemkab OKI] bersama PT PLN Persero mengejar target rasio desa berlistrik di Ogan Komering Ilir.

General Manajer PT PLN SSJB Lindawati Marpaung mengungkapkan, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan listrik desa, khususnya untuk masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir.

“Di OKI rasio desa berlistrik (RDB) mencapai 91,13 persen. Dari 327 desa, 298 desa telah dialiri listrik PLN sisanya 29 desa berlistrik non PLN,” ungkap Lindawati saat beraudiensi dengan Pemkab OKI, Rabu (3/2).

Lindawati menjelaskan berbagai kendala mempercepat rasio elektrifikasi di Ogan Komering Ilir, diantaranya kondisi geografis, banyaknya desa yang berada di perairan dan wilayah terdepan serta belum memiliki akses jalan yang memadai.

“Sebanyak 29 desa di Kabupaten OKI belum berlistrik, karena kendala berada di wilayah perairan dan terpencil sehingga belum memiliki akses jalan yang memadai,” ungkapnya.

PLN bersama Pemkab OKI menargetkan desa belum berlistrik di OKI tuntas di hingga 2024. “Tahun 2021 kita menargetkan sebanyak 19 desa, dengan target pelanggan mencapai 7.794 sambungan dan target energize di bulan Maret 2021,” terangnya.

Wakil Bupati Ogan Komering Ilir H.M Dja’far Shodiq menyambut baik sinergi antara PLN dan pemerintah daerah untuk memberikan layanan penerangan dan energi yang berkeadilan bagi masyarakat OKI.

Shodiq menerangkan, Pemkab OKI turut memberi dukungan dari APBD berupa sambungan di Kecamatan Sungai Menang dan Air Sugihan. “Kami yakin dengan kerja bersama ini permasalahan listrik di OKI bisa teratasi,” ungkapnya.

Untuk wilayah pesisir, ungkapnya, pemkab dan PLN akan mengupayakan jaringan listrik komunal. “Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari pemerataan aliran listik,” jelas Shodiq. [Iwan]

Bagaimana Menurut Anda