Pemerintah Kelurahan Sukadana Gelar Pelatihan Kesehatan dan Gizi

383

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Untuk tingkatkan pengetahuan mengenai aspek gizi bagi balita serta kemampuan bidang kesehatan, Pemerintah Kelurahan Sukadana Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) gelar pelatihan kesehatan dan gizi bagi para kader Posyandu, kader lansia dan kader PTM di kantor Kelurahan Sukadana, Selasa (17/12/2019).

Ketua panitia kegiatan, Hj. Nurliyah dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini tujuannya untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keandalan serta keterampilan di bidang kesehatan dan gizi yang peka terhadap lingkungan sekitarnya.

“Kegiatan ini mengambil tema ‘melalui pelatihan kesehatan dan gizi kita tingkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mencapai derajat kesehatan yang optimal’,” kata dia.

Pelatihan ini, kata dia lagi, diikuti oleh 19 orang terdiri dari 15 orang kader Posyandu,  2 orang kader lansia dan 2 orang kader PTM, kemudian 90 orang peserta senam jantung sehat, yang dilaksanakan selama tiga hari, 17- 19 Desember 2019.

“Dalam pelatihan ini, peserta akan mendapatkan pembekalan dari Dinkes, TP PKK, Puskesmas, bidan kelurahan dan instruktur senam,” tandas dia.

Lurah Sukadana Sopan, AB, S.Sos dalam sambutannya mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan akan menciptakan kader yang handal untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan gizi.

“Dengan pelatihan ini diharapkan akan menurunkan angka stunting, terutama di Kelurahan Sukadana, karena hal ini butuh peran serta dari semua pihak bukan hanya pemerintah,” ujar dia.

Sementara itu, Camat Kayuagung Dedi Kurniawan, S.STP mengatakan, pelatihan kepada kader sangat penting, karena mereka sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dalam memberikan layanan terdekat dan mensosialisasikan pengetahuan kesehatan kepada masyarakat, maka peningkatan mutu dan kapasitas kader diperlukan.

“Jika bicara masalah gizi pada tahun 70-an, pengetahuan tentang gizi dan kepedulian terhadap pemenuhan akan kebutuhan gizi mengkhawatirkan, hal ini disebabkan oleh masih minimnya pengetahuan serta tingkat ekonomi yang masih rendah,” tandas dia.

Gizi dibutuhkan untuk membentuk manusia yang unggul serta kecerdasan tumbuh kembang, kata dia lagi, karena itu saat ini masyarakat sudah banyak memperhatikan pentingnya gizi.

“Apa yang dilakukan pada hari ini diharapkan akan mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran gizi. Pemerintah juga saat ini banyak fokus perbaiki sarana dan prasarana kesehatan, dan saat ini fokus pemberantasan stunting dan ini berkaitan dengan gizi,” tukas dia.

“Bukan hanya sekedar makanannya, namun pengetahuan akan gizi itu yang lebih penting. Semoga dengan pelatihan ini yang tidak tahu bisa menjadi tahu, dan paling tidak bisa dimulai dari rumah sendiri,” tambah dia.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan juga penyerahan bantuan bagi para kader Posyandu berupa, timbangan digital, alat ukur tinggi badan, dan sejumlah peralatan lainnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda