Pembangunan Puskesmas Semurup Diduga Proyek ‘Siluman’, Ini Kata Kadinkes Kerinci

1077

KERINCI-JAMBI, BERITAANDA – Dalam pemberitaan sebelumnya terkait proyek pembangunan Puskesmas Semurup Kecamatan Air Hangat Barat Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi yang tidak terpasang papan informasi atau diduga ‘siluman’, membuat Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kerinci anggkat bicara.

Kadinkes H. Hermendizal SE menjelaskan, dirinya sudah menegur dan memerintahkan kepada pihak rekanan untuk memasang papan informasi proyek tersebut.

“Ya, saya sudah menghubungi pihak rekanan untuk memasang papan informasi, sampai proyek itu selesai,” ujar dia saat diwawancarai oleh awak media di ruang kerjanya, Kamis (21/11/2019).

Dijelaskan Hermendizal lagi, untuk pembangunan Puskesmas tersebut juknisnya seperti itu.

“Juknis dari dana DAK beda di Dinkes dan Dikjar. Kalau Dikjar menurut juknisnya diswakelola oleh sekolah, sementara juknis di Dinkes tidak seperti itu. Pembangunan di Puskesmas tidak boleh diswakelola ke pihak Puskesmas, semuanya dikelola oleh Dinas Kesehatan, itu sudah peraturannya,” ungkap Hermendizal menjelskan.

Sementara pihak rekanan yang memakai PDAM milik Puskesmas, Kadinkes sudah menghubungi mereka (rekanan) untuk membayar tagihan tersebut.

“Kalau memang tagihan PDAM Puskesmas Rp180.000/bulan, kini sudah mencapai Rp 300.000 sampai 400.000/bulan, berarti pihak rekanan harus membayar tagihan itu senilai Rp120.000 hingga Rp220.000/bulan ke Puskesmas,” pinta Kadinkes.

Sebenarnya, lanjut Hermendizal, antara Kepala Puskesmas dengan pihak rekanan hanya mis komunikasi saja. Lagi pula tidak mungkin mereka bekerja disitu harus mengambil air ke tempat lain.

“Mereka (rekanan) harus bertanggung jawab untuk pembayaran PDAM di Puskesmas, karena mereka ikut memakai. Kalau mereka tidak menyelesaikan tagihan PDAM, saya tidak akan mencairkan dana kalau sudah selesai,” tegas Hermendizal. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda